RASULULLAH saaw MEMBERITAHUKAN TENTANG ORANG-ORANG YANG DIPERANGI IMAM ALI BIN ABI THALIB kw SETELAH BELIAU Saww WAFAT

Para Ulama Ahlu Sunnah banyak yang meriwayatkan bahwa Rasulullah saaw telah mengabarkan bahwa Imam ALi bin Abi Thalib kw akan berperang melawan al-Nakitsin dalam perang Jamal, Al-Qasithin dalam Perang menghadapi Muawiyyah dan Ibn Al-‘ash, dan al Mariqin (kaum Khawari)

Ibnu Abi al Hadid meriwayatkan dari Ibn Dezel, dengan sanad dari Abu Shadiq yang mengatakan : “Abu Ayub al-Anshary (al-‘Iraqy) pernah datang kepada kami, lalu ia dihadiahi (oleh kaum Azd) hewan sembelihan dan mereka memberiku daging hewan tersebut; aku masuk kepadanya sambil mengucapkan salam, dan aku mengatakan kepadanya : “Wahai Abu Ayub, Allah telah memuliakanmu karena sempat bersahabat dengan Nabi Saaw, dan ia pun pernah singgah kepadamu, lalu mengapakah aku melihatmu menghadapi orang-orang dengan pedangmu untuk memerangi mereka, (sebagian) mereka engkau perangi sekali, dan mereka (yang sebagian lainnya) sekali ?”. Ia berkata, “Sesungguhnya Rasulullah saaw pernah menjanjikan kepada kami untuk memerangi al -Nakitsin bersama Ali, dan kami pun telah memerangi mereka itu, dan ia juga menjanjikan kepada kami untuk memerangi kaum al-Qasithin bersamanya; dan inilah wajah kami menghadap kepada mereka — kaum muawiyyah dan para sahabatnya– dan ia pun menjanjikan kepada kami untuk memerangi kaum al Mariqin bersamanya, tetapi kami tidak sempat melihat mereka”

Hadits diriwayatkan pula oleh
Diriwayatkan oleh Abu Shadiq dalam kitab Kanzul Ummal, juz VI halaman 88 dengan sedikit perbedaan redaksional. Ia mengatakan, hadits tersebut juga diriwayatkan oleh Ibn Asakir.
Semakna dengan hadits diatas diriwayatkan dari Abu Ayyub oleh Allamah al-Kanjiy al-Syafii dalam Kitab Kifayat al Thalib, Bab 37 dengan sanad dari Mukhnif bin SUlaim dari Abu Ayyub al-Anshari.
Hadits tersebut juga juga diriwayatkan melalui jalan Mukhnif, Usd al-Ghabbah juz 4 hlm 33
Al-Muttaqy menyebutkan dalam Kanz Ummal juz 6 hlm 88, ia mengatakan hadits tersebut diriwayatkan oleh Ibn Jarir.
Al Haytsamy dalam kitab Mu’jam juz ( hlm 235 melalui jalan Mukhnif bin SUlaim, ia mengatakan bahwa hadits tersebut diriwayatkan Imam Thabrani.

 

Iklan

Komentar ditutup.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: