Kerajaan Wahabi Saudi Ekspor Program de Vide et Empera Sunni-Syiah, Iran Ekspor Nilai-Nilai Humanisme lewat Film

film iran

salah satu film Iran

Washington, LiputanIslam.com — Professor Niloofar Haeri, dalam komentar singkatnya di The Guardian pada Rabu, (06/1/2016) menyentil perbedaan antara Iran dan Arab Saudi yang bagaikan langit dan bumi.

“Arab Saudi telah mengekspor ideologi intoleran dan kekerasan ke seluruh dunia. Ideologi inilah yang dianut oleh kelompok teroris ISIS dan kelompok teroris lainnya,” tulis dia.

Haeri menambahkan, negara-negara Barat adalah sekutu erat Arab Saudi. Sehingga, mereka memilih menutup mata dan telinga atas peran negara monarkhi ini dalam mendukung kekerasan atas nama Islam.

 

Seperti diketahui, Arab Saudi adalah pendukung kelompok-kelompok teroris yang beroperasi di kawasan baik dengan dana maupun senjata. Negara ini juga menyerang Yaman pada Maret 2015 sehingga lebih dari 7.500 penduduk Yaman tewas. Alih-alih mengecam, AS yang mengklaim sebagai penegak HAM justru membantu agresi ini.

“Sebaliknya, Iran mengekspor budaya. Di Barat, budaya Iran yang paling dikenal adalah film-film dan syairnya. Memang, Iran harus melewatkan perjalanan panjang agar bisa diterima baik di dalam dan di luar negeri. Tapi mari kita pertahankan perspektif ini,” tulisnya.

Film-film yang diproduksi Iran mendapatkan apresiasi di dalam dan luar negeri, dan memiliki ciri khas yaitu humanis. Tahun 2015, sutradara kawakan Iran Madjid Majidi menggarap film Muhammad: Messenger of God. Melalui film ini, Iran menyampaikan pesan kepada dunia bahwa Nabi Muhammad Saw, adalah sosok yang penuh cinta terhadap sesama.

Baca juga: Review Film “Muhammad: Messenger of God” oleh Zuhairi Misrawi

Sumber : Liputan Islam

%d blogger menyukai ini: