Kepala Mossad: Iran Adalah Musuh Nomor Satu Israel

Cohen

Yossi Cohen

Tel Aviv, LiputanIslam.com — Yossi Melman, pengamat politik Israel dan penulis Spies Against Armageddon, menulis ulasan singkat tentang Yossi Cohen, Direkrur Mossad yang baru dilantik pada Rabu, (06/1/2016). Pemimpin Mossad yang baru ini, merupakan sosok penting dalam operasi anti-Iran, dan ia dinilai jauh lebih tangguh dibanding pendahulunya, Tamir Pardo.

“Benjamin Netanyahu mempercayai Cohen. Ia ditugaskan mengemban misi seperti memperbaiki hubungan dengan Turki, merekatkan hubungan dengan pemerintah Obama, dan melakukan pertemuan rahasia dengan pemimpin dan pejabat Arab,” tulis Melman, seperti dilansir Jerusalem Post, (07/1/2016).

“Tahun 2006-2010 saat dipimpin Dagan adalah masa kejayaan operasi Mossad, terutama dalam mencegah Iran mengayakan bom nuklir. Dagan menempatkan Cohen dalam operasi anti-Iran. Selama periode itu, setidaknya lima ilmuwan nuklir Iran tewas, beberapa lainnya menderita luka-luka,” lanjut Melman.

 

Melman juga menuturkan, bersama-sama dengan Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat, Mossad menargetkan fasilitas pengayaan uranium di Iran hingga rusak berat. Berbagai makar lainnya dirancang untuk mengagalkan program nuklir Iran.

“Operasi penting lainnya adalah pembunuhan terhadap tokoh Hizbullah Imad Mugniyeh. Semua percaya bahwa pelaku serangan tersebut adalah Israel.”

“Cohen, sebagaimana Netanyahu, meyakini bahwa Iran adalah musuh nomor satu Israel. Negara itu telah mendukung terorisme dan tidak berhenti berupaya untuk membuat senjata nuklir.”

“Karena itu, Cohen akan akan mengemban tugas atas nama Netanyahu. Perdana Menteri sendiri berharap bisa membangun koalisi anti-Iran dengan negara-negara Arab, tapi ia enggan jika harus terlihat secara terbuka. Maka, Cohen-lah yang akan menyampaikan pesan ini kepada Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, Mesir, dan Turki,” paparnya.

sumber : Liputan Islam

%d blogger menyukai ini: