FARID AHMAD OKHBAH AN NASIBI

Ustadz Farid Okbah

Ustadz Farid Okbah

LiputanIslam.com — Ulama adalah pewaris Nabi. Sehingga, dalam perjalanan dakwahnya membimbing ummat, haruslah menggunakan pendekatan ala Rasulullah Saw. KH. Subhan Ma’mun Brebes dalam acara Maulid Nabi Saw. dan Harlah NU ke-89 di Kebasen Talang Tegal menyatakan bahwa definisi ulama/ kyai adalah alladzina yandzurunal ummah bi’ainirrahmah (mereka yang memandang ummat dengan pandangan belas kasih).

Mengenal Ustadz Farid Akhmad Okbah

Ustadz Farid Akhmad Okbah, adalah salah satu tokoh Islam pendiri organisasi Majelis Intelektual dan Ulama Muda Indonesia (MIUMI). Selain aktif di MIUMI, ia juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pengurus Yayasan Alislam.

Continue reading “FARID AHMAD OKHBAH AN NASIBI”

Iklan

Jurnalis Indonesia di Irak: Sunni- Syiah Hidup Rukun

Satrio, jurnalis Indonesia yang meliput langsung ke Irak

Satrio, jurnalis Indonesia yang meliput langsung ke Irak

LiputanIslam.com — Hingga hari ini, narasi-narasi yang disebarluaskan oleh media takfiri Tanah Air terkait perang yang terjadi di Irak, masih dibumbui oleh isu sekterian Sunni-Syiah. Pemerintah Irak, disebut sebagai ‘Syiah’ yang menindas rakyat. Sedangkan kaum jihadis seperti ISIS, diberi predikat ‘Ahlussunah Wal Jamaah’ yang berjuang menegakkan melawan Syiah demi membela agama Allah.

Benarkah demikian?

Sayang sekali, kesaksian berbeda datang dari redaktur senior media Aktual.co, Satrio Arismunandar, yang meliput langsung dari Irak. Ia sudah melakukan kunjungan jurnalistik ke berbagai wilayah di Irak sejak Kamis (19/2/2015). Selama sekitar dua minggu, ia dijadwalkan mengunjungi berbagai kota di negeri kaya minyak yang sering dilanda perang itu.

 

 

Continue reading “Jurnalis Indonesia di Irak: Sunni- Syiah Hidup Rukun”

Kerajaan Wahabi Saudi Ijinkan Israel Gunakan Wilayah Udaranya Untuk Serang Iran

Arab Saudi IsraelLiputanIslam.com — Puluhan tahun lamanya Zionis Israel menjajah Palestina. Membantai anak-anak, wanita, tua maupun muda tanpa pandang bulu. Israel, membunuhi penduduk Palestina bak menjentik seekor nyamuk. Agresi militer Operation Protective Egde di Jalur Gaza yang diblokade yang berlangsung pada pertengahan tahun 2014 telah merengut lebih dari 2.000 korban jiwa, dan ribuan rumah-rumah hancur.

Dan siapakah yang paling terdepan membantu Palestina? Tak lain dan tak bukan adalah Iran. Bukan hanya sekedar kecaman pemanis bibir, tetapi melalui tindakan nyata. Iran, membantu Palestina dengan dana dan senjata. Berkat dukungan Iran, Hamas dan muqawwama lainnya mampu berdiri dengan kepala tegak dan membalas setiap aksi Israel.

Tetapi, justru negara yang paling gigih membela Palestina inilah yang selalu digoyang tanpa henti. Baru-baru ini dilaporkan, Arab Saudi telah mempersilakan Israel untuk menggunakan wilayah udaranya jika hendak menyerang Iran.

“Saudi telah menyatakan kesiapannya, mengizinkan Israel Angkatan Udara Israel menggunakan wilayah udara Saudi untuk menyerang Iran jika diperlukan,” demikia dilaporkan Russia Today, (27/02/2015).

Langkah ini dikabarkan akan memungkinkan Israel untuk mengebom beberapa target di wilayah Iran. Dan tentunya, dengan dukungan dari Arab Saudi, Israel bisa menghemat waktu dan biaya.

Continue reading “Kerajaan Wahabi Saudi Ijinkan Israel Gunakan Wilayah Udaranya Untuk Serang Iran”

Fakta Iran, di Tengah Perang Opini Al-Qaeda dan ISIS

ISIS vs Al QaedaLiputanIslam.com — Pertikaian yang terjadi diantara kelompok Islamic State of Iraq and Syria (IS/ISIS/ISIL) dengan kelompok jihad lainnya bukanlah merupakan hal yang baru. Hal ini tercermin dari terbelahnya media-media takfiri Tanah Air dalam menyikapi keberadaan ISIS. Arrahmah.com, yang awalnya adalah pendukung ISIS, kini telah berbalik. Media yang berada di bawah asuhan Abu Jibril tersebut berada di pihak kontra ISIS.

Arrahmah.com, hari ini merilis artikel yang berjudul Tanggapan Syaikh Syinqithi terhadap Majalah Dabiq ISIS edisi ke-6 “Al-Qaeda Waziristan, kesaksian dari dalam”. Tulisan ini merupakan bentuk perang opini di media antara ISIS dan Al-Qaeda, yang ternyata, tidak hanya terbatas pada wilayah di Irak dan Suriah, melainkan merembet pada berbagai peristiwa yang telah terjadi di masa lalu baik itu di Afghanistan dan Iran.

Arrahmah menulis;

Iran telah menggalang baiat kepada Al-Qaeda dan mendorong semua orang untuk melakukannya. Dari kalimat ini saja sudah dapat diketahui bagaimana si penulis menyikapi Al-Qaeda, dan seberapa besar permusuhan yang ia pendam kepadanya.

Bagaimana mungkin Iran mendukung baiat kepada Al-Qaeda namun di saat yang sama Syaikh Ayman Azh-Zhawahiri Hafizhahullah sedang gencar-gencarnya mengkampanyekan bahaya Iran dan mengungkap kesetiaan dan kerjasamanya dengan barat dalam setiap peperangannya melawan ahlus sunnah! Lalu apakah baiat yang diberikan Az-Zarqawi kepada Al-Qaeda merupakan bentuk kepedulian beliau terhadap kemauan Iran?!!

Apakah Iran merasa puas terhadap Abu Mushab Az-Zarqawi karena beliau telah berbaiat kepada Syaikh Usamah? Padahal saat itu beliau adalah orang yang paling keras sikapnya terhadap Rafidhah?!

 

Continue reading “Fakta Iran, di Tengah Perang Opini Al-Qaeda dan ISIS”

Situs Anti Pancasila itu bernama “Arrahmah.com”

Pancasila arrhmahLiputanIslam.com — “Menepuk air di dulang, terpercik muka sendiri,” demikian kita mengenal sebuah peribahasa yang termasyur di negeri ini. Peribahasa ini kerap digunakan untuk mengungkapkan seseorang yang melakukan kejahatan, namun akhirnya perkara itu berbalik mengenai dirinya sendiri. Agaknya, peribahasa ini sangat relevan untuk menggambarkan Arrahmah.com, sebuah media online berlabel Islam atas tulisan yang dipublikasikannya baru-baru ini.

Dalam artikel Arrahmah yang berjudul ‘Kriminalisasi ideologi Syiah Iran dalam perspektif ketahanan nasional’, penulis berusaha menanamkan doktrin kepada masyarakat bahwa Syiah adalah sebuah ideologi yang berbahaya bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Continue reading “Situs Anti Pancasila itu bernama “Arrahmah.com””

Membantah Situs Pro Al Qaeda “Arrahmah.com” tentang Suriah

LiputanIslam.com — Telah berlalu empat tahun, berbagai propaganda atas konflik Suriah belum juga reda. Kebohongan demi kebohongan kembali diulang-ulang kendati telah diklarifikasi. Tak salah jika Presiden Suriah Bashar al-Assad dalam beberapa kali wawancara menyebutkan bahwa media-media telah melakukan kebohongan/ penipuan dalam mengabarkan apa yang sebenarnya terjadi di Suriah.

Dan seperti biasa, Arrahmah.com, media pendukung faksi Jabhat al-Nusra juga belum jera untuk mengulangi propaganda, kendati telah dibuktikan bahwa berita/ artikel yang dirilis seringkali tidak akurat.

“Hampir 13.000 orang Suriah, termasuk 108 anak-anak, telah disiksa sampai mati di penjara rezim sejak konflik dimulai pada Maret 2011, ungkap sebuah kelompok pemantau, pada Jum’at (13/3/2015).

Menurut AFP, Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia mengatakan bahwa korban termuda dari k 12,751 korban adalah seorang anak berusia 12 tahun.

“Beberapa keluarga mereka yang tewas akibat penyiksaan dipaksa untuk menandatangani pernyataan bahwa orang yang mereka cintai telah dibunuh oleh kelompok pemberontak,” kata Kepala Observatorium, Rami Abdel Rahman.

Rami mengatakan kepada AFP bahwa angka yang dikutip itu belum termasuk lebih dari 20.000 tahanan yang telah “menghilang” di penjara rezim dan yang nasibnya masih belum diketahui.”

Benarkah pihak pemerintah Suriah melakukan penyiksaan terhadap rakyatnya sendiri? Dalam beberapa kali wawancara dengan media-media asing, Assad telah mengungkapkan bahwa pihak lawan telah melakukan pembunuhan karakter terhadapnya dengan melakukan kebohongan besar-besaran. Ia telah menjawab semua pertanyaan dengan detail dan sangat mudah dicerna dengan akal sehat.

 

Continue reading “Membantah Situs Pro Al Qaeda “Arrahmah.com” tentang Suriah”

Beritakan Konflik Yaman, Al-Arabiya Gunakan Foto Palsu

Al-Arabiya 1

Foto Palsu Al-Arabiya

LiputanIslam.com—Selain jatuhnya korban jiwa atas serangan jet tempur pasukan koalisi Arab, hal yang tak kalah mengkhawatirkan lainnya adalah munculnya propaganda atau manipulasi informasi terkait konflik Yaman.

Sebagaimana Suriah, kini Yaman juga digempur. Bedanya, jika pasukan Arab dan Barat dulu menyokong pasukan pemberontak untuk memerangi pemerintah yang Suriah yang sah, tidak demikian halnya dengan Yaman. Mereka menggempur Yaman untuk melumpuhkan kelompok Syiah Houti yang mereka sebut sebagai ‘pemberontak’ atau ‘ekstremis’. (Baca: Mewaspadai Narasi Krisis Yaman Versi Barat)

Dan Al-Arabiya pun mulai melancarkan propagandanya. Mengunggah sebuah foto di akun Twitternya, media milik Arab Saudi ini mengklaim bahwa pasukan Arab Saudi berhasil menghancurkan kelompok Syiah Houti yang tengah melakukan konvoy militer.

“Al Arabiya exclusive: Saudi Arabia’s Operation Decisive Storm destroys a Houthi military convoy in Saada [Yemen],” tulis Al-Arabiya, dalam bahasa Arab, 30 Maret 2015.

Al-Arabiya 2

Foto asli adalah Perang Teluk

Namun sayangnya propaganda ini tidak berhasil.  Tak lama berselang, netizen pun mengenali bahwa foto yang diunggah ini merupakan foto Perang Teluk I yang terjadi pada tahun 1991.

“Menurut informasi dari Departemen Pertahanan Amerika Serikat, yang mengunggah gambar ini dalam domain publik, menunjukkan bahwa gambar diambil oleh fotografer militer pada 4 Maret 1991 selama Operation Desert Storm. Foto menunjukkan kendaraan militer Irak yang hancur oleh pasukan koalisi,” jelas France 24, 31 Maret 2015.

 

Continue reading “Beritakan Konflik Yaman, Al-Arabiya Gunakan Foto Palsu”

Dalam Krisis Yaman, Saudi Minta Bantuan Israel

Jauh sebelum Arab Saudi dan sekutunya menggempur Yaman, dengan meminta bantuan Israel, Liputan Islam telah merilis artikel yang mengungkap beberapa peristiwa yang menunjukkan adanya hubungan mesra antara Arab Saudi dan Israel. Mulai dari diturunkannya G4S untuk mengawal pelaksanaan ibadah haji, fatwa kontroversial terkait krisis di Palestina, hingga pengakuan dari Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. Artikel sebelumnya, bisa disimak dalam tautan-tautan ini:

Dan dunia tersentak, ketika muncul laporan bahwa pesawat tempur Israel telah mengambil bagian dalam serangan udara untuk menggempur pejuang revolusioner Ansarullah di Yaman.

”Ini adalah untuk pertama kalinya bahwa Zionis sedang melakukan operasi bersama koalisi Arab,” tulis Sekretaris Jenderal Partai Al-Haq Yaman, Hassan Zayd di halaman Facebook-nya, seperti dikutip Global Research, pada Minggu (29/3/2015).

 

 

Dia mencatat bahwa Netanyahu, telah mengeluarkan perintah langsung untuk Angkatan Udara Israel agar mengirim pesawat jet tempur untuk bergabung dengan koalisi Arab guna melakukan serangan udara di Yaman.

Bergabungnya Israel dengan koalisi negara-negara Arab telah diangkat oleh media-media nasional, seperti Sindonews dan Merdeka, yang menimbulkan berbagai pro dan kontra.

Mengapa mereka menolak kenyataan ini ?

Selama ini, Arab Saudi merupakan negara yang dianggap sebagai representasi Islam. Islam lahir di negara itu, dan dua kota suci ummat Islam, Mekkah dan Madinah juga terletak di Arab Saudi.
Negara ini juga memberlakukan berbagai aturan yang dianggap berlandaskan atas Islam, seperti aturan berpakaian ataupun hukuman mati. Tentu saja, banyak juga aturan kontroversial yang menimbulkan kritik dari berbagai pihak. Namun secara keseluruhan, Arab Saudi paling diidentikkan dengan Islam. Sementara itu, Israel selalu identik dengan ‘musuh Islam’ lantaran kebiadabannya dalam memperlakukan rakyat Palestina selama puluhan tahun.

Sehingga, pihak yang meyakini bahwa Arab Saudi adalah ‘representasi Islam’ dan Israel adalah ‘musuh Islam’, mereka cenderung tidak percaya bahwa kedua negara ini bekerjasama dan menyebut hal ini sebagai fitnah. Dari pantauan Liputan Islam, pihak yang menyangkal kerjasama kedua negara ini bahkan menuduh Merdeka.com sebagai salah satu media Syiah. Namun dari penelusuran LI, diketahui bahwa Merdeka.com didirikan oleh Steve Christian.

Namun kini, salah satu bukti kerjasama Arab Saudi dan Israel pun muncul ke permukaan. Perhatikan video berikut ini (silahkan Klik) :

 

Minggu, 5 April 2015, Whatsupic mempublikasi sebuah audio yang diyakini sebagai rekaman suara Abu Omar al–Jabouri – penasehat kepala Raja Salman. Ia menyesalkan ketidakmampuan pilot Saudi untuk menghancurkan sistem pertahanan udara Yaman peninggalan Uni Sovyet yang sudah ‘uzur’. Lantas, al-Jabouri menyarankan agar meminta bantuan kepada Angkatan Udara Israel (IAF) yang memiliki jet tempur F-16 jet untuk memborbadir Yaman.

“… UAE mengirim 30 jet tempur, Kuwait dan Bahrain keduanya berpartisipasi dengan 15 jet, sementara Qatar mengambil bagian dengan 10 pesawat dan tentu saja, Yordania mengirim beberapa pesawat tapi kita tidak memiliki pilot … dan di sini kita harus berhadapan dengan sistem pertahanan udara Yaman dan untuk itu, pesawat F-16 memiliki kemampuan lebih…”

“Arab Saudi tidak memiliki pesawat F-16, dan karena masalah serius yang kita hadapi, maka sebaiknya menggunakan jet F-16 milik Israel karena mereka tahu bagaimana cara menangani Syiah. Namun masalahnya, tidak ada port udara di Arab Saudi yang bisa menjadi tempat mendarat jet Israel. Karenanya, kita garus menggunakan landasan di Bahrain, dan Amerika Serikat (AS) telah berjanji untuk membantu,” tambah al-Jabouri.(ba)

 

Sumber : Liputan Islam

Menjawab Propaganda Fitnah PKS Piyungan Tentang Senjata Rakyat Yaman

LiputanIslam.com — Media online PKS Piyungan mempublikasi sebuah foto tentara Ansarullah (Syiah Houti) yang tengah mengoperasikan sebuah senjata, dan mengklaim foto tersebut sebagai bukti bahwa kelompok revolusioner ini menggunakan senjata Israel.

PKS Piyungan menulis,

Dibilang Saudi menggempur Yaman bersama Israel. Ternyata senjata-senjata gerombolan Syi’ah Houtsi lah yang made in Israel.

Apapun fitnah yang dibikin Syi’ah terkait dengan hubungan Israel-Saudi faktanya Iran lah yang sahabat karibnya Israel, bahkan Yahudi sangat bebas di Iran. Bebas membangun sinagog-sinagog tempat ibadah, di saat yang sama orang-rang Islam Sunni untuk sholat Jum’at saja di Iran tidak diizinkan.

Dan jangan lupa, begitu Syiah Houtsi berhasil merebut ibukota Yaman langsung mereka larang adanya sholat Jum’at dan beberapa hari kemudian sholat Asar dan Isya di masjid-masjid mereka larang. *dari fb Ustdaz Zubaidi Mohammad, DDII, Senin (6/4/2015)

**

Continue reading “Menjawab Propaganda Fitnah PKS Piyungan Tentang Senjata Rakyat Yaman”

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑