Membantah Fitnah, Syiah di Iran Membangun Ka’bah Sendiri?

Klik untuk memperbesar

Laporan media Reportase Terkini (http://www.reportaseterkini.com/2015/04/heboh-syiah-di-iran-membuat-kabah.html). Klik untuk memperbesar

LiputanIslam.com – Penyesatan informasi terhadap Republik Islam Iran masih dilakukan secara masif oleh oknum-oknum tertentu, yang menghendaki perpecahan dalam tubuh Islam. Sebagai salah satu negara yang penduduknya mayoritas bermazhab Syiah, Iran harus menerima berbagai tudingan yang bukan-bukan. Dan dari pantauan Liputan Islam, pasca disepakatinya kerjasama di berbagai sektor antara Indonesia dan Iran, termasuk pemberantasan terorisme, penyebaran kebencian terhadap Iran dan Syiah semakin menjadi-jadi.

Salah satunya adalah informasi yang menyatakan bahwa Iran membangun Ka’bah di negaranya. Sebenarnya, propaganda ini merupakan ‘produk lama’ dan sudah dibantah oleh Ustadz Agus Nizami, seorang blogger Aswaja pengelola Kabar Islam. Namun oleh media-media takfiri, kasus ini kembali diangkat.

Reportase Terkini menulis,

Inilah kekufuran syiah:

“Sesungguhnya Allah akan memasukkan ke dalam surga siapa saja yang mentaati imam Ali WALAUPUN IA MENDURHAKAI ALLAH, dan sesungguhnya Allah akan memasukkan neraka siapa saja yang menentang imam Ali WALAUPUN IA MENTAATI ALLAH TA’ALA.”(Lihat kitab “Kasyful Yakin fi Fadhail Amiril Mukminin” karya Hasan bin Yusuf Al-Muthahhir Al-Hulli, hal.8)

Mereka berkata: “Seungguhnya ‘Ali bin Abi Thalib radhiallahu ‘anhu, dialah yang membagi surga dan neraka. Dia akan memasukkan penduduk surga kedalamnya dan penduduk neraka kedalamnya.” (Lihat kitab “Bashair Ad-Darajaat” karya Ash-Shaffar, 8/235)

“Sesunggunya Fathimah radhiallahu ‘anha adalah titisan tuhan yang menjelma dalam bentuk seorang wanita.” (Lihat kitab “Al-Asrarul Fathimiyyah” karya Muhammad Al-Mas’udi, h. 355)

Salah satu kekurangajaran syiah dalam masalah agama adalah lelucon Syi’ah di Iran, yaitu membuat “Ka’bah” dan menyanyi seperti penyanyi dangdut atau rocker. Lihat video  ini.

Tanggapan:

Ka'bah buatan, foto: KAbar ISlam, klik untuk memperbesar

Ka’bah buatan, foto: KAbar ISlam, klik untuk memperbesar

Jika foto tersebut diperhatikan baik-baik, maka kita akan menyimpulkan bahwa lokasi ‘Ka’bah’ tersebut berada di tengah-tengah stadion bola. Di sekeliling lapangan, penuh dengan orang- orang yang duduk memperhatikan ke tengah lapangan, dan pakaian yang mereka kenakan adalah pakaian yang lazim digunakan sehari-hari. Apa yang sedang mereka lakukan?

Menurut Uztadz Agus Nizami,

“Ada lagi yang menulis Syiah punya Ka’bah sendiri di Iran lengkap dengan fotonya bahkan ada pula videonya. Padahal saya lihat itu cuma stadion olahraga yang dijadikan tempat manasik haji agar orang bisa berhaji, terutama thawaf dengan benar. Di Indonesia juga banyak foto seperti itu.

Thawaf adalah rukun haji dan umrah. Jika tidak dilakukan, haji dan umrahnya tidak sah. Thawaf mengelilingi Ka’bah sebanyak 7x. Ada hal-hal dan bacaan-bacaan khusus yang harus dilakukan saat di depan Hajarul Aswad, pintu Ka’bah, Rukun Yamani, Rukun Iraqi, dsb. Jadi kalau tidak ada manasik haji dengan memakai Ka’bah buatan, dan langsung praktek di Ka’bah yang asli, bisa2 thawafnya tidak betul.

Bagi yang sudah mengikuti manasik haji tentu latihan/belajar thawaf di depan Ka’bah buatan adalah hal yang biasa, termasuk di Indonesia. Cuma oleh kelompok ahli fitnah dari Najd, hal-hal seperti itu bisa dijadikan fitnah buat mengelabui orang awam. Alhamdulillah saya sudah ke Mekkah. Sebelum kuota haji diberlakukan, ada banyak orang Syiah ke Mekkah (sekitar 200.000 orang). Tahun 2011 pun tetap ada meski sudah dikuota pemerintah Arab Saudi sekitar 60 ribu jema’ah haji/tahun. Jadi keliru jika ada yang bilang mereka punya Ka’bah sendiri. Yang benar adalah Ka’bah buatan untuk belajar thawaf.

sumber : Liputan Islam

%d blogger menyukai ini: