Pedangnya Keburu Karatan! [Menjawab FP Arrahmah.com]

 Terkait tuduhan bahwa Syiah akan membuat makar di NKRI dengan menyapkan 10.000 pasukan dan 200.000 pedang tajam sudah pernah dibahas. Anda bisa membacanya di sini: Menjawab Fitnah: 5 Tahun Lagi Indonesia Jadi Negara Syiah?

Namun isu yang sama, kembali marak beredar di jejaring sosial setelah fanpage Arrahmah.com memposting berita ini:

arrahmah-pedang

Alhamdulillah, meski status ini telah dibagikan ribuan kali, namun netizen Indonesia tidak langsung terprovokasi. Sebagian besar, justru menertawakan artikel tersebut karena sangat tidak masuk akal.

Berikut ini adalah argumen-argumen netizen yang membantah kabar dari fanpage Arrahmah.com:

 

 

 

Muda Sulaiman, “Pedangnya keburu karatan, memangnya TNI kita bodoh apa? Jadi ingat pepatah. Kalau mau berbohong, berbohonglah dengan spektakuler supaya orang mudah percaya. Jangan lupa kasih embel-embel agama.”

Yudi Prayudiman, “Kalau saya sih santai saja. Karena hal itu ngga akan terjadi. Lebay. 200.000 pedang tajam dengan satu senjata AK TNI saja sudah tewas semua. Jadi itu berita untuk menanamkan kebencian kepada golongan tertentu. Jangan terprovokasi.

Agus Salim, “Memangnya Indonesia ini kandang kambing? Apa bisa seenaknya orang keluar masuk apalagi masuk Pekalongan tanpa berhadapan dengan aparat keamanan? Yang bikin status ini mungkin yang akan bikin rusuh. Lempar batu sembunyi tangan!”

Ahmad Zaranggi, “Ngga bisa ya Arrahmah.com bikin fitnah yang lebih keren. 200.000 pistol kek, atau senapan, atau senjata otomatis lainnya. Mau bikin apa berontak pakai pedang? Memangnya sekarang ini jaman batu?”

Johan Permana, “10.000? Sedikit banget ngirimnya. Jumlah penduduk Indonesia itu banyak. Itu pasukan 10.000 mah lawan supporter sepakbola satu stadion aja udah kewalahan.”

Dandy Sumatha Batubara, “Kebodohan ditanggapi kedunguan, rakyat Indonesia berjumlah 250 juta jiwa lebih. Masa bisa ditaklukan dengan laskar Syiah hanya berjumlah 10.000 dan bersenjata pedang? Apa bedanya dengan FPI berjumlah 10.000-an dengan senjata pedang juga? Toh FPI tidak bisa menguasai Jakarta. Bangsa ini kapan pintar logika yah?”

Aslan Wana, “Arrahmah kejar target bodohi jamaahnya. Lha, kirim batu akik saja ke Brunei di imigrasi dibongkar, kirim spare part motor saja di bongkar imigrasi, terima spare part mobil bekas yang cuma 2 kg saja dari Amerika, Bolivia saja dibongkar imigrasi apalagi pedang 200.000 buah….”

Djenggo Agung Radicon, “Bersikaplah kritis dan saring dengan logika bila membaca suatu berita. Penulis tahu darimana ada 10.000 orang Syiah bawa pedang 200.000 bilah? Apa ngga dicekal sama pemerintah? Bawa-bawa pedang pula seorang 20 bilah. Tolonglah, tidak perlu jenius untuk menyaring berita tersebut, asal waras juga seharusnya sudah cukup untuk menyaring berita demikian.”

Yohanes Hans, “200.000 pedang super tajam? Mari saya jelaskan dengan kapasitas saya sebagai praktisi ilmu pedang. Untuk membuat 1 (satu) buah pedang super tajam saja, dibutuhkan seorang ahli empu pembuat pedang yang benar benar level grandmaster dalam membuat pedang. Dan untuk membuat 1 (satu) buah saja pedang super tajam, dibutuhkan waktu sekitar 4 s/d 6 bulan yang melibatkan pikiran, mental dan teknik dari sang ahli empu pembuat pedang, plus harus menggunakan beberapa campuran berbagai jenis logam superyang harganya luar biasa mahal. Itu semua hanya untuk membuat 1 (satu) buah pedang super tajam.

Bayangkan untuk membuat 200.000 pedang super tajam. Kalau hanya dikerjakan oleh satu ahli empu pembuat pedang, berapa waktu yang dibutuhkan? Kalaupun bisa mengumpulkan semua ahli empu pembuat pedang dari seluruh dunia, yang setahu saya tidak lebih dari 7 ahli empu pembuat pedang jaman sekarang ini dan beberapa diantaranya saya tahu.

Untuk membuat 200.000 pedang super tajam, tinggal dikalkulasi berapa waktu yang dibutuhkan dan biaya yang dikeluarkan serta jumlah bahan baku yang harus disediakan, yang sangat jarang bahannya.

Jadi jelas 200.000 pedang super tajam adalah kalkulasi dari orang dungu yang tidak mengerti apapun tentang pedang tetapi membuat teori konspirasi hoax yang sangat menyesatkan! Dan sebelum ada yang menganggap kajian dan penjelasan saya adalah sok tahu, saya pernah berguru kepada beberapa ahli pedang terbaik dari berbagai penjuru dunia. Jadi apapun yang berhubungan dengan pedang, saya mengerti, termasuk dunia bawah tanahnya. Jadi kalau ada yang membuat 200.000 pedang super tajam, saya pasti sudah tahu info semacam itu. Karena beberapa guru saya adalah berasal dari esoteric society.

Nauval T. Durden, “Dulu Ahmadinejad disayang oleh orang-orang Indonesia karena berani melawan Amerika dan Yahudi Zionis. Tapi sekarang gara-gara pengaruh Wahabi orang-orang Indonesia jadi lupa sama musuh asli kita.”

sumber : liputan islam

%d blogger menyukai ini: