Ketua Majelis Syuro PKS Rayakan Maulid Bersama Ustadz Syiah

Klik gambar untuk memperbesar

Klik gambar untuk memperbesar

LiputanIslam.com – Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Dr. Salim Segaf Al-Jufri menghadiri acara Maulid Nabi yang digelar di Gedung Pertanian Rangunan, Minggu (27/12/2015).

Dari narasumber Liputan Islam, disampaikan bahwa Salim membacakan do’a maulid, dan ia juga membacakan do’a penutup. Tampak hadir  dalam acara tersebut Habib Musayya, seorang Ustadz Syiah.

“Ada juga tokoh Sunni yang hadir, tetapi saya tidak tahu namanya,” jelas narasumber.

 

 

Seperti diketahui, kader-kader PKS sering menebarkan hasutan dan propaganda bahwa Syiah itu sesat.

Misalnya pada musim kampanye tahun lalu, calon legislatif dari wilayah Kepualauan Riau Ispiraini Hamdan, Lc. dalam orasi kampanyenya selalu menyuarakan anti Syiah. Ia juga membagi-bagikan kepada masyarakat buku anti Syiah yang mencatut nama MUI.

Dari halaman Facebook-nya, pada Senin (17/3/2014), Ispiraini mengaku puas telah membagikan 4000 eksemplar buku saat gelombang pertama kampanye, dan akan terus membagikan lagi sekitar 10.000 buku pada gelombang kedua.

Di dunia maya, Jonru, kader PKS adalah sosok yang melakukan kampanye anti-Syiah secara masif. Salah satu ulama yang ia tuding sebagai Syiah adalah Prof Quraish Shihab, dan sempat menjadi kontroversi.

Terkait kasus Syiah Sampang, politisi PKS, Raihan Iskandar, mendukung adanya ikrar “tobat” yang harus dilakukan oleh para pengungsi Syiah jika mau hak-haknya dilindungi. Raihan menuturkan bahwa para pengungsi Syiah ini mau tidak mau harus mengubah keyakinannya. Jika memang mereka tidak mau mengubah keyakinan, Raihan mengusulkan agar warga Syiah yang terdepak dari kampung halamannya melapor ke Kementerian Agama supaya Syiah dijadikan agama baru.

“Kalau disahkan ada agama baru kita kan bisa saling menghormati. Jadi itu harus dilaporkan dulu ke kementerian,” imbuh Raihan, seperti yang dikabarkan oleh Kompas.

Namun anehnya, Ketua Majelis Syuro PKS nampaknya nyaman-nyaman saja berkumpul dan berdoa bersama dengan orang-orang Syiah.

Jadi siapa sebenarnya yang lebih paham agama di sini? Ketua Majelis Syuro PKS, atau Jonru? (ba)

Sumber : Liputan Islam
%d blogger menyukai ini: