Laskar Netanyahu di Kerajaan Sang Ratu

Foto: Syrian Perspective

LiputanIslam.com — Perang Suriah yang telah berjalan tiga tahun bukan hanya terjadi di medan tempur, melainkan juga terjadi di media masa dan jejaring sosial. Masing-masing kubu memiliki “Cyber Army” yang tak kenal menyerah memberikan informasi-informasi terkini . Setiap kelompok, tentunya memiliki alasan masing-masing terhadap apa yang mereka kerjakan. Ada yang mengaku membela agama Allah, ada yang mengaku sedang mendukung penegakkan syariat Islam/ Khilafah, dan ada juga ‘bertempur’ karena cinta tanah air.

Syrian Perspective, sebuah halaman facebook yang pro pemerintah Suriah adalah salah satu pejuang yang habis-habisan membongkar tipudaya aliansi Zionis. Sejak didirikan setahun yang lalu, sudah 3 kali halaman tersebut dihapus oleh admin facebook. Namun mereka tidak putus asa untuk menyampaikan kebenaran. Setiap kali dihapus, mereka membuat halaman yang baru.

Netanyahu menyalami pemberontak Suriah

Syrian Perspective,  hari ini (2/6/2014) mengunggah sebuah foto menarik. Terlihat, seorang laki-laki memegang kertas yang bertuliskan kalimat,”A big thank you for Israel, for helping injured….[kata berikutnya tidak jelas].” Di belakangnya, terlihat beberapa orang yang membawa bendera Suriah saat masa mandat Perancis dulu yang berwarna putih, hijau, dan hitam dengan tiga bintang berwarna merah. Ada juga yang memegang bendera daerah istimewa Kurdi, dan sebuah bendera putih bergambar bintang David berwarna biru: bendera Israel.

Menurut Syrian Perspective, foto itu diambil di London, saat para pendukung pemberontak Suriah melakukan demonstrasi mendukung laskar Netanyahu yang bernama Free Syrian Army. Komandan baru FSA yaitu Abdul – Ilah al – Bashir, seperti dilansir Al-Alamnews, adalah seorang perwira hasil didikan Israel.

Selain melatih Komandan FSA, Israel juga “berbaik hati” telah membantu merawat ribuan pemberontak Suriah yang terluka di Rumah Sakit Dataran Tinggi Golan, hingga pemimpin oposisi Muhammad Badie, memuji peran Perdana Menteri Israel atas dukungannya kepada pihak pemberontak Suriah.

Bagi siapapun yang bersikap kritis, seharusnya bertanya-tanya dengan kejanggalan ini. Mengapa rezim Israel tanpa belas kasihan menyiksa rakyat Palestina, namun ringan tangan membantu pemberontak Suriah? (ba/LiputanIslam.com)

 

 

sumber :

http://liputanislam.com/tabayun/laskar-netanyahu-di-kerajaan-sang-ratu/

Iklan

Komentar ditutup.

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: