DAGELAN ISIS : SOAL ISREL JANGAN, MEREKA KAWAN KAMI,… GANYANG SAJA ORANG ISLAM

Mengapa-menyebrangLiputanIslam.com — Pada awal-awal pemberontakan meletus di Suriah, berbagai ulama di seluruh menyerukan jihad ke Suriah. Dari Indonesia, Malaysia hingga Mesir, diadakan acara-acara yang bertemakan ‘derita rakyat Suriah’ untuk menggalang dana – dan mendoktrin para pemuda untuk turut angkat senjata menumbangkan Rezim Suriah yang disebut kejam, diktator, brutal, dan menindas rakyatnya.

Saya [redaktur] pernah bertanya seperti ini kepada pihak pendukung pemberontak, “Kenapa hanya menyerukan jihad ke Suriah? Mengapa tidak menyerukan jihad ke Palestina? Bukankah Palestina telah 60 tahun lebih lamanya berada dibawah penindasan Rezim Zionis Israel?”

Dan jawaban mereka, “Mujahidin [maksudnya pemberontak ] akan membebaskan Palestina setelah menaklukkan Suriah. “

Islampos.com menulis, “Sejarah mencatat ketika Shalahuddin Al-Ayyubi menaklukan Palestina setelah sekian lama di bawah Tentara Salib, tentara Shalahuddin ketika itu ada di Mesir dan ada di Syam (Suriah, Jordan, Lebanon), Palestina di kepung, di blokade, kemudian baru bisa di taklukkan. Maka dengan jatuhnya Suriah sekarang di bawah kubu Islamis maka era blokade untuk penaklukan Palestina makin dekat. Nas’alullah salamah.”

Argumentasi bahwa harus menguasai Suriah dulu  sebelum membebaskan Palestina, bertentangan dengan akal sehat. Siapapun yang memahami letak geografis dari Timur Tengah, niscaya akan menyadari keanehan alasan ini. (lihat gambar, klik untuk memperbesar)

Perang Israel vs Mesir

Lokasi Suriah, berbatasan dengan Lebanon, Yordania, Irak (tidak terlihat di peta). Sedangkan Israel, berbatasan langsung dengan Mesir, Yordania, Suriah dan Lebanon. Perhatikan baik-baik.

Jika Mujahidin ingin menyerang Israel, maka bisa masuk dari Yordania, Suriah, Mesir ataupun Lebanon [lihat tanda panah berwarna merah]. Namun argumen yang diulang-ulang selama ini adalah, Palestina hanya bisa dibebaskan setelah menaklukkan Suriah. Artinya, versi pemberontak dan pendukungnya,  pintu masuk ke Palestina hanya melalui Suriah.

Contoh alur  dari Mesir : Mesir => Yordania => Suriah=> Israel (untuk membebaskan Palestina)

atau Mesir =>Laut Mediterania => Suriah=> Israel (untuk membebaskan Palestina)

Mengapa menyeberang terlalu jauh? Padahal Mesir pernah berperang langsung melawan Israel, yaitu pada Perang Kemerdekaan, Perang 6 Hari, dan Perang Yom Kippur. Saat itu, Mesir dan  Israel bertempur di Sinai – dan  tidak ada skenario “harus ke Suriah dulu untuk memerangi Israel agar Palestina bisa dibebaskan”.  (ba/LiputanIslam.com)

 

 

Sumber :

http://liputanislam.com/tabayun/mengapa-menyeberang-terlalu-jauh/

%d blogger menyukai ini: