PENYESATAN INFORMASI OLEH MEDIA KHAWARIJ VOA-“ISLAM” TERHADAP PEMBUNUH PUTRA MUFTI AHLU SUNNAH SURIAH

liputanislam.com–Voa Islam menulis;

Surat perintah pembunuhan aktivis ketiga ditandantangi kepala cabang 291 intelijen angkatan udara bagian misi khusus, Brigadir Saqr Mannon pada tanggal 28 September 2011. Surat itu memerintahkan Letkol Suhail Hassan untuk segera pergi ke wilayah utara, yang termasuk Aleppo, untuk membunuh Saria Hassoun, putra dari Mufti Besar Suriah Syeikh Ahmad Badaruddin Hassoun.

Saria Hassoun ditembak mati di jalan raya Idlib-Aleppo dekat Universitas Ibla. Dia meninggal di Rumah Sakit Nasional Idlib dengan dua peluru, satu di dada dan satu di perut. Mufti Besar Suriah Syeikh Ahmad Badaruddin Hassoun dikenal dengan sikapnya yang membela rezim Suriah. Pemerintah Damaskus kemudian menuding kelompok oposisi sebagai pelaku pembunuhan putra mufti itu. Dengan membuat tuduhan palsu itu rezim Assad berharap mendapatkan simpati dari rakyat untuk melawan oposisi.

Dalam berita tersebut yang diturunkan pada bulan Oktober 2012, Voa Islam luput dari memberitakan bahwa pembunuhan di awal tahun terhadap putra Mufti Suriah, pelakunya sudah ditangkap oleh pihak pemerintah Suriah dan beritanya sudah ditayangkan pada bulan April 2012. Yang membunuh Saria Hassoun, adalah teroris dari milisi bersenjata yang merasa sedang berjihad di Suriah. Berikut laporan dari SANA

DAMASCUS, ( SANA ) – Teroris Ahmad al – Maloul dan Ghassan al – Maloul pada hari Jumat mengaku membunuh Saria Hassoun Badreddin, putra Mufti Suriah Ahmad Hassoun Badreddin .

Dalam pengakuan yang disiarkan oleh TV Suriah, dua teroris juga mengaku membunuh Dr Mohammad al – Omar, profesor Sejarah di Universitas Ebla dan melakukan beberapa tindakan penjarahan dan perampokan .

Teroris Ahmad al – Maloul mengatakan, “Kami bertemu dengan Anwar Kaddour, yang mengatakan kepada kami bahwa kita akan membunuh orang penting, dia mengatakan bahwa dia tidak tahu siapa nama orang itu.”
Selengkapnya lihat di sini

Mungkin setelah kita membaca berita dari dua sisi yang berbeda, selanjutnya kita akan bertanya tanya, “Apa motif Voaislam membuat berita basi sekaligus hoax tersebut?” Dan jika kita rajin mengikuti media Islam mainstream,  sekaligus memonitor berita dari media Barat,  maka mereka semuanya kompak menjadikan pemerintah Suriah yang sah dengan pemimpinnya Bashar al Assad sebagai tokoh jahat yang harus dilenyapkan. Ini adalah sesuatu yang luar biasa, media Islam yangkatanya paling anti dengan Barat, kini mereka berada di barisan yang sama dengan kekuatan Barat dan memiliki musuh yang sama yaitu Assad. Siapa yang menunggangi dan ditunggangi? Siapa yang diuntungkan dari semua ini?  (liputanislam.com/sana/voaislam/sni/AF)

 

Sumber :

http://liputanislam.com/tabayun/siapa-pembunuh-putra-mufti-suriah/

Iklan

Komentar ditutup.

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: