SYI’AH BIANG KELADI KEHANCURAN ISLAM ? (6) KOALISI SUCI SUNNI-KAPITALIS-ZIONIS-KOMUNIS DALAM PERANG IRAQ – IRAN

Zacky Falhum (facebooker anti syiah) menuliskan

,,,,kehancuran islam adalah tidak prnh lepas dari permainan kelompok (syiah) ini terhadap umat islam itu sendiri dr dl hingga skrg!!  apakabar iran???

Ibnu jawi al jogjakartani menanggapi :
Rasulullah Muhammad SAW pernah bersabda, kalau kaumnya salman –bangsa Persia- kelak yang akan bersinar, dan sejarah memang mebuktikan begitu kaumnya salaman sekarang mampu menjadi negara yang berdaulat penuh, bukan negara berdaulat yang membeo mengikuti pesanan negara-negara lain. Berdirinya Republik Islam Iran telah membuat negara-negara adikuasa terkejut dan nyali Israel menciut, perhatikan cerita berikut,  mendengar Shah Reza Pahlevi tumbang, di kantornnya, jendral Moshe Dayan segera membanting topinya dihadapan staf-stafnya, ia berkata dengan nada geram “ apa yang telah  kalian kerjakan,  mengapa kalian gagal mencegah anak-anak Ali  itu  berkuasa,  segera lakukan tindakan semestinya jangan sampai nasib Israel seprti nasib khaibar “ [1]. Yah Iran adalah ancaman yang nyata bagi eksistensi Israel, disbanding negara-negara Islam lain di timur tengah Israel paling takut menghadapi para pengikut Imam Ali ini.

Berbagai operai intelijen, operasi militer terbatas dan operasi militer skala penuh telah ditujukan pada negara tersebut dan sampai hari ini  Iran masih berdiri, dan imam khomaini pernah berkata “ Republik Islam Iran akan terus berdiri dengan dukungan Allah azza wa jalla, perhatikan wahai bangsa iran sepanjang kalian meminta perlindungan pada Allah Republik Islam Iran akan terus berdiri”.
Perkataan Imam Khomaini itu bukanlah perkataan kosong, berbagai opersai militer telah di rancang bahkan oleh koalisi yang belum pernah disaksikan oleh dunia dari dulu sampai sekarang, yaitu bersatunya koalisi suci antara Sunni – Kapitalis – Zionis – Komunis  untuk menghancurkan Iran. Tetapi Allah azza wa jalla tetap melindungi Republik Islam Iran. Berikut kami tuliskan secara singkat berbagai operasi –operasi yang ditujukan untuk menghancurkan Republik Islam Iran.

OPERASI SETIA [1]
Operasi ini  bersifat intelijen dimotori oleh Amerika serikat, yang ditujukan untuk memandulkan alutsista yang sekarang dikuasai oleh para pengawal revolusi islam, operasi ini mengambil bentuk sebagai berikut : pertama : menarik seluruh atase militer dan teknisi militer yang dimasa reza syah pahlevi ditempatkan di Iran sehingga pengawal revolusi akan kesulitan melakukan proses pemeliharaan dan membutuhkan waktu untuk penguasaan adaptasi teknologi Kedua :  AS  dan sekutunya di eropa akan melakukan embargo suku cadang alutsista sehingga persenjataan yang dikuasai pengawal revolusi akan mengalami penurunan kualitas ketiga : Menghadapi embargo Iran tentu akan melakukan usaha memperoleh suku cadang dan persenjataan melalui pasar-pasar gelap, untuk menghentikan tindakan tersebut, maka CIA dan Mossad akan menghentikanya. Operasi ini boleh dikatakan efektif kondisi persenjataan pengawal Revolusi dalam kondisi payah.

OPERATION EAGLE CLAW (dikenal juga dengan Operation Blu Light) [2]
Operasi ini bersifat operasi militer terbatas  ditujukan untuk menyelamatkan sandra di kedubes AS sekaligus untuk menjajal kesiapan Pengawal revolusi. Pentagon mempercayakan operasi ini pada Myjend James Vought, dengan dukungan personil sebagai berikut, sebagi unit pelaksana gugus operasi akan dilakukan oleh 93 personil dari pasikan elit AS yang berasal dari Delta Force, Green Baret dan Raiders. Operasi ini didukung  oleh 8 helikopter angkut berat berkemampuan intai jenis RH-53 sea stallion, 3 pesawat Hercules, 1 C 141 Starlifter dan pesawat tanker jenis KC 130. Operasi ini dipayungi oleh gugus armada dari kapal induk USS Nimitz.Operasi ini dijalankan pada 3 April 1980, tapi sungguh diluar dugaan operasi ini hancur di tengah jalan bahkan dengan tidak melalui pertempuran, adalah tentara Allah yakni berupa badai padang pasir yang menghancurkan rombongan pasukan setan besar ini, tercatat  3 heli RH-53 sea stallion hancur dan 1 KC 130 meledak.
Dalam operasi ini justru Republik islam Iranlah yang memperoleh keuntungan karena berhasil menyita 5 RH-53 sea stallion, dan sekarang heli tersebut masih berdinas aktif  memperkuat Iran. Keuntungan lainya adalah, diruangan kedutaan besar AS tersebut ditemukan dokumen yang berisi daftar agen dari CIA dan Mossad yang ditanam di Iran , dokumen tersebut ditemukan dalam kondisi telah dirajang mesin pencacah kertas, namun berjhasil disatukan lagi, sehingga agen CIA dan Mossad berhasil digulung oleh garda revolusi.

OPERATION CREDIBLE SPORT (dikenal juga dengan Operation Honey Badger) [3]
Tak puas dengan kegagalan eagle claw, Jimmy Carter memerintahkan diadakan operasi lagi, direncanakan operasi inin akan digelar pada tanggal 29 Oktober 1980,  namun operasi ini gagal bahkan seblum pasukan diterjunkan, pada saat simulasi akhir di Duke Field pangkalan AU Eglin, sebuah pesawat Hercules YMC-130 H mengalami kecelakaan. Akhirnya pemerintah AS menghentikan seluruh operasi militer di Iran. Allah Akbar !!! Revolusi Islam Iran kembali mendapat pertolongan Allah, bahkan yang Maha Agung lagi Maha Perkasa menghancurkan musuh Islam di pangkalan mereka sendiri. Bahkan kemudian si pemberi perintah operasi – Presiden Jimmy Carter- harus terjungkal dari kursi kepresidenanya.

OERATION DIRTY WAR (perang kotor)
Dua operasi AS yang menuai kegagalan tersebut – sebagaimana dilaporkan majalah militer edisi koleksi Angkasa, sampai hari ini pentagon masih meneliti sebab kegagalan operasi mereka di Iran – membuat perancang perang AS merubah pola invasi. CIA merekomendasikan operasi dirty war dalam bentuk covert operation [4] yakni pihak Amerika dan sekutunya (bahkan soviet terlibat) akan bekerjasama dengan kelompok-kelompok dalam negeri Iran yang menentang  Revolusi  Islam dengan cara mendukung operasi-operasi militer, agitasi dan propaganda untuk menciptakan ketidak percayaan rakyat pada pemipin revolusi, sehingga  Republik Islam Iran hancur dari dalam. Gerakan ini hamper mirip  dengan yang dilakukan di Indonesia saat menggembosi pemerintahan Ir. Soekarno  melalui PRRI/Permesta dan kemudian terbongkar dalam skandal Allan Pope.

Kubu Amerika – Inggris – Israel,  berhasil menjalin kontak dengan kelompok-kelompok di dalam negeri Iran yakni :

1.    Katsa dan Neviot Mossad berhasil merekrut PDKI (Partai DemokratikKurdistan Iran) yang didalamnya di dukung oleh Mufti Zadeh  dan komandan lapangan bernama Abdul Rahman Qassemlu, seseorang yang melarikan diri ke cekoslovakia. Kepada Mossad ia berjanji sanggup mengumpulkan 1200 orang yang disiapkan sebagai pasukan. Dan CIA akan bertindak sebagai pelatih perangnya serta mempersenjatai sayap militer  PDKI, CIA juga berhasil merekrut KOMALAH, organisasi militer marxis yang beroperasi di wilayah etnik Kurdistan. Sedikit kami  membelok dari pembahasan ini, untuk menjawab  postingan tentang Mufti Zadeh yang dimuat di group inilah syiah dan penjelasanya II. Masalah Kurdi merupakan masalah yang bukan hanya menjadi masalah dalam negeri Iran tetapi juga menjadi masalah di negeri-negeri suni semacam Turki dan Iraq, pada operasi militer Desert Storm dan Fredom Iraqi diketahui pesh marga (pasukan pembebasan bangsa kurdi) turut mengambil peran dalam membantu AS, di Turki sampai hari ini militernya masih melakukan pengamanan di daerah perlawanan mereka. Sudah menjadi rahasia umum selogan pesh marga adalah “kami adalah prajurit Shaladi al Ayubi” dan Shaladin di klaim sebagai perwujudan keberanian bangsa Kurdi. Tertangkapnya Mufti Zadeh (jika tokoh ini ada : akan dibahas tersendri)  dan dia harus menjalani hukuman, tentu merugikan bagi gerakan perlawanan. Tetapi sekali lagi MOSSAD memanfaatkan tertangkapnya Mufti Zadeh untuk propaganda, dengan dikatakan sebagaimana dipostingakan dalam Group Syiah dan Penjelasanya II. Sejatinya badan Amnesty internasional terlibat dalam perkara ini, beberapa delegasinya dikirimkan ke Iran untuk melakukan pengawasan di penjara-penjara Iran sebagai respon terhadap berita yang disebarkan oleh Lahomah Psycolgit, dengan isu tersebut pihak AS dan Israel dan sekutunya akan memetik keuntungan dukungan dari negara-negara sunni agar semakin menekan embargo terhadap Iran. Hasilnya Amnesty Internasional tidak menemukan hal tersebut. Dan Hari ini jika Group Syiah dan Penjelasanya II menebarkan  berita  bohong tersebut, mungkin saja dia tak lain adalah bagian dari  agen yang direkrut oleh MOSSAD. Saya hanya ingin mengingatkan  dalam struktur intelijen Mossad ada sub unit yang disebut dengan OTER, ia adalah orang-orang islam (biasanya arab) yang direkrut secara tidak sadar untuk membantu operasi MOSSAD. Mungkin saja yang memostingkan ini adalah seorang OTER. [5]

2.    CIA berhasil merekrut dari elit tinggi di tubuh pemerintahan Republik Islam Iran diantaranya Bani Sdr  dan Syariat Madari, dimana Madari disiapkan oleh AS sebagai pengganti Imam Khomaini manakala Khomaini berhasil dibunuh oleh Kidon (agen pembunuh) milik Mossad. Bani Sadr dari dalam telah memainkan peran vital, saat Iraq melakukan Invasi dan sampai di Shalamche, (kota yang berbatasan darat dengan Iraq) Bani Sadr tidak mengirimkan tentaranya ke kota ini, hingga akhirnya penduduk kota shalamche  yang tidak mengerti pertempuran harus turun berperang. Dan menariknya mereka mampu menahan pasukan Iraq  yang terlatih elama 45 hari (Allah Akbar) [6]. Bahkan  Bani Sadr secara diam-diam mendukung operasi udara Iraq yang mebombardir Qum, kota tempat pendidikan ulama-ulama ahlul bayt dan menghasilkan tokoh-tokoh revolusi. Serangan biadab itu dilakukan Iraq pada saat  umat Islam Iraq merayakan Hari Raya Idul Adha, dan serangan itu di dukung negara-negara suni.

3.    CIA dan MOSSAD juga berhasil mengkontak tokoh-tokoh sekuler Iran untuk turut melakukan  kampanye penggembosan kekuatan revolusi dari dalam.

4.    Tetapi sekali lagi perencanaan CIA dan MOSSAD gagal total, setelah pemimpin Sepah-e Pasdaran-e Inqilab e Islami, DR Musthafa Chamran dan  Danesyjuyan Musalman piruye khath-e Imam  berhasil menemukan dokumen  setebal 62 jilid yang berisi agen-agen  CIA dan MOSSAD yang bekerja di Iran serta memuat daftar tokoh-tokoh elit politik sekuler yang bekerjasama dengan AS dan Israel untuk menghancurkan Republik Islam Iran, sehingga pasdaran dapat segera membersihkan [7], dan bani sadr lari terbirit-birit ke luar negeri, sampai hari ini gerakan anti revolusi masih mendengungkan perlawanan dengan dukungan MI 6 Inggris, MOSSAD dan CIA mereka rajin melakukan propaganda yang mendeskriditkan ulama –ulama syi’ah, salah satunya yang ditrulis oleh AWI SIREP di Group Inilah Syiah dan Penjelasanya II sebuah tulisan yang menjelek-jelekan rahbar (dan kami sudah siapkan jawabanya)

Sementara itu kubu  Uni Soviet, KGB diperintahkan melakukan  covert operation pula, disbanding CIA dan MOSSAD, KGB boleh dikatakan lebih berhasil, setidaknya dalam membunuh tokoh-tokoh Revolusi, KGB dalam pelaksanaan operasinya menggunakan kekuatan dari dalam yaitu :

1.    Menjalin kontak dengan MKO organisasi sayap militer dari Partai Komunis Tudeh. Merekalah yang kemudian melakukan banyak aksi pemboman dan pembunuhan.

2.    Soviet juga berhasil mengkontak tokoh politik dari etnik Arab dan Turkoman, mereka bertugas  menimbulkan instabilitas di perkotaan.

Ramalan-Ramalan Kehancuran Republik Islam Iran

Republik Islam Iran benar-benar di ujung tanduk, embargo senjata, operasi clandestain model covert, serta embargo ekonomi  diterapkan sedemikian  masiv, para analis mengeluarkan berbagai teori ramalan tentang bakal dan pastinya kehancuran Republik Islam Iran , diantaranya adalah :

1.    Marvin  Kalb (jurnalsi CBS) ia mengatakan : Iran akan segera hancur dalam kancah perang saudara segera setelah khomaini pulang dari pengasingan, alasanya adalah khomaini dan syi’ah tidak menguasai kekuatan militer.
2.    The New York Times mengatakan “ Dalam waktu sangat singkat  Revolusi Islam Syi’ah akan segera berakhir dan dunia bernapas lega”
3.    The Parade menuliskan “ Khomaini akan terbunuh oleh gerakan rahasia, kalau tidak dibunuh gerakan dukungan soviet, khomaini terbunuh oleh agen dukungan Mossad dan CIA, khomaini paling lama hanya bertahan satu tahun.
4.    Stansfield Turner, direktur CIA saat itu berkata, Khomaini tidak akan bertahan satu tahun, dan para ayatollah ulama –ulama pendukung revolusi Islam akan dihabisi oleh kaum marxis tudeh.

Tetapi sampai buyarnya rencana maker tersebut Khomaini dan revolusinya tetap berjaya, Allah azza Wajalla yang Maha Gagah lagi Maha Perkasa menghancurkan seluruh rencana maker mereka.

Operasi Militer Skala Penuh Terhadap Republik Islam Iran

Berbagai jenis operasi terbatas telah dilaksanakan untuk menghancurkan Republik Islam Iran, dan hasilnya Nihil. Maka tinggalah opsi terakhir yakni operasi militer skala penuh. Langkah ini kemudian membongkar siapa sesungguhnya  Negara-negara SUNI tersebut, buah pengkhianatan yang acapkali dilakukan oleh penguasa SUNI kembali terulang,  sejarah Islam tak bisa melupakan PERISTIWA  ELCID sebuah persekutuan antara Penguasa SUNNI dengan Penguasa Kristen untuk memerangi Penguasa SUNNI lainya, ia adalah Persekutuan antara HARUN AL RASYID dengan GREAT KAREL Raja Prancis untuk menghancurkan  Abdurrahman ad Dakhil  yang berkuasa dispanyol. Dan pada Abad 20 dan awal Abda 21 dunia Islam menyaksikan pengkhianat penguasa SUNNI yang bersekutu dengan KAPITALIS, ZIONIS bahkan KOMUNIS untuk menghancurkan Republik Islam Iran, bahkan dunia  menyaksikan persekutuan PENGUASA SUNNI DENGAN PENGUASA KAPITALIS untuk menghancurkan kawanya sendiri yang dahulu didukungnya dan mereka adala SUNNI pula, betapa mereka berteriak syiah adalah pengkhianat tetapi sesungguhnya sejarah membuktikan siapakah yang berkhianat itu.

Kesetiaan Mitra Sejati Sekutu Suni Timur Tengah

Melihat ketangguhan Republik Islam Iran, maka AS dan Israel (yang mendukung secara diam-diam) lalu melakukan  berbagai perjanjian dengan negara sekutu sejati di timur tengah – yakni negar-negara Islam Suni – untuk mendorong operasi ofensif terhadap Republik Islam Iran, Jeff berth dan wayne king menuliskan “ untuk menghilangkan ancaman bagi  negara-negara sahabatnya di timur tengah, AS meneken perjanjian akan menjadi mitra sejati dalam satu operasi militer untuk menyingkirkan musuh sahabatnya di kawasan persia, dan keterlibatan AS dan sekutunya akan bersifat tertutup [8]
Hasil dari pembicaraan dikongkritkan dengan berbagai tindakan, diantaranya Robert Parry mengemukakan, bahwa Pemerintahan AS melalui negara Arab Saudi, Kuwait dan Mesir  mulai mengirimkan bantuan persenjataan terhadap Iraq sebagai persiapan invasi ke Iran. Dan pada saat sebelum serangan dimulai telah diadakan pertemuan antara delegasi Amerika yang dipimpin oleh Alexander Halg dengan penguasa Timur Tengah  untuk, pada saat itu Alexander Halg mengatakan bahwa AS memberikan ijin untuk melakukan invasi ke Iran.
Sebagai bentuk komitmenya berbagai negara di dunia membantu Iraq, dan bantuan itu  sebagaimana dilaporkan oleh Allan Friedman sbb :
1.    Amerika melalui kebijakan NSDD (National Security Decision Directive), menghimbau kepada sekutnya bahwa AS dan sekutunya wajib membantu Iraq untuk memenangkan perang melawan Iran. Sebagai komitmen AS membantu Iraq dalam hal sokongan dana sebesar 35 M US$, sokongan data intelijen (yang dibantu oleh MOSSAD Israel)  dan dukungan senjata Kimia dan Biologi.
2.     Negara-negara di timur tengah memberikan sejumlah dukungan keuangan yaitu : Arab Saudi menggelontorkan 30,9 M US $; Kuwait dan UEA masing-masing membantu 10 M US $; gabungan dari Qatar, Bahrain, Oman dan Yordan membantu senilai 40 M US $, Arab Saudi dan Mesir akan membantu dalam pengiriman pasukan dan milisi untuk memrangi tentara rafidhah. Italia atas perintah Giulio Andreotti mengirimkan 5M US $ dan berbagai senjata,  Inggris – Jerman dan Eropa Barat menyediakan teknologi tinggi agar Iraq mampu berperang dengan misil dan radar dengan teknologi tinggi.  Sementara itu soviet membekali dengan rudal-rudal berimplosiv tinggi.
Lengkap sudah persiapan mereka Iraq didukung hamper oleh negara-negara kaya dan negara-negara adikuasa, dan iran  dalam kondisi yang sangat menyedihkan.  Dalam negeri Iran sedang mengalami friksionalism sebagi operasi clandestain AS-Israel dan Soviet, Iran mengalami embargo ekonomi dan jalur distribusi perdaganganya tengah di isolasi dunia, dan Angkatan Bersenjata Iran belum teroganisir secara baik.

Gendrang Perang di mulai

Diatas kertas Iraq unggul segalanya, sehiungga tak heran jika Saddam berkata pada para serdadunya, bahwa besok pagi ia berjanji akan minum teh di Teheran bersama prajuritnya untuk merayakan kemenangan. Demi menghormati para pendukung Arab sunninya yang setia di Universitas al Mustansirriyah Bagdad, Saddam mengobarkan semangat al Qaddisiyyah, demikian pidato saddam :

“ Atas nama kalian saudara-saudara dan atas nama rakyat Iraq dan Arab dimanapun juga berada, kita akan menyatakan pada para pengecut dan katai yang mencoba untuk membalas kekalahan mereka di al Qadissiyah bahwa semangat dab al Qadisiyah dan darah serta kehormatan bangsa al qadisiyah yang mengusung pesan mereka di ujung tombak mereka lebih besar daripada upaya mereka”.

Dan 22 september 1980 Iraq pun  menyerbu Iran, serangan yang didukung Koalisi SUNNI – KAPITALIS – ZIONIS – KOMUNIS.  Iran yang sendirian  segera menaggapi gempuran ini dengan menjawab seruan difa’-e muqaddas (pembelaan Kudus) dan akhirnya Iraq Pun gagal memenuhi ambisinya, di Thoif, sebuah resolusi gencatan senjata yang melibatkan PBB diupayakan oleh sekutu Iraq untuk menyelamatkan Iraq dan memberi nafas Iraq agar dapat kembali menghancurkan Iran namun hingga  November 1988 setelah pakta damai ditanda tangani  Republik Islam Iran tak pernah bisa di musnahkan.
Ketika Ahmadinejad berkunjung di Indonesia dan berkesempatan mengadakan stadium general di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, ia ditanya: “Apa yang membuat Iran mampu bertahan dari berbagai tekanan bahkan selurug dunia menekan ? Ahmadinejd berkata “ Kami hanya percaya pada perlindungan ALLAH, dan bangsa Iran hanya menyandarkan seluruh kekuatanya pada kekuasaan Allah yang Maha Tidak Terbatas, karena tidak ada kekuatan dimanapun di ala mini yang akan mampu menandingi kekuatan ALLAH. Dan Bangsa Iran telah membuktikan itu “ …

… dan beberapa tahun kemudian sebuah koalisi baru dibangun lagi untuk menghancurkan Iraq, koalisi yang dimotori oleh mereka yang mengaku sebagai jamaah ahlu sunnah tetapu menyandarkan dirinya pada ahlu kuffar….

Wallahu a’lam

[1] Lihat di TSM  dan Bazar Senjata
[2] Di ulas di majalah angkasa  edisi koleksi yang membahas keunggulan helicopter pembunuh
[3]Di ulas Edisi koleksi majalah
[4] Lihat edisi koleksi majalah angkasa yang mengangkat drty war, disana dijelaskan pola gerakan perang kotor.
[5] Bay way deception hal 612
[6] Pelangi di Persia hal 114
[7] lihat di Takeover in Tehran : The inside story of the 1979 US Embassy Capture.
[8] LIhat di Private pipeline to the contras : A Vast Net Work”

Iklan

Komentar ditutup.

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: