SYI’AH BIANG KELADI KEHANCURAN ISLAM ? (1) (Siapa dibalik penghancuran khalifah Turki Ottoman ?)

Bismillahirahmanirrahim
Allhaumma sholi ala Muhammad wa ala ali muhammad

Zacky Falhum (facebooker anti syiah) menuliskan

,,,,kehancuran islam adalah tidak prnh lepas dari permainan kelompok (syiah) ini terhadap umat islam itu sendiri dr dl hingga skrg!!
apakabar Irak???siapa boneka amerika disana???dan apakabar iran???bagaimana keadaan saudara2 ahlussunnah wal jamma’ah kita disana??taukah saudara2???apakah perbedaan masjid syi’ah dan masjid sunni di iran?????perbedaannya adalah begitu banyak masjid2 syi’ah disana tetapi tidak ada satupun masjid sunni di iran kecuali dihancur leburkan dan dipermak menjadi masjid syi’ah lengkap dgn imamnya..itulah perbedaannya!!!!!!
apakabar ulama2 sunni diiran???bagaimana kehidupannya disana???tolong anda2 cari tau dulu dgn berbagai referensi,,baru kita buka diskusi disini.

syukran……..

Ibnu jawi al Jogjakartani menanggapi.
Insya Allah saya akan menanggapi pertanyaan antum satu persatu dan insya Allah pula hasil jawaban ini akan di pajang di syiahnews.wordpress.com

Gambar surat perjanjian Raja Saud dengan zionis

Pertama :  akhi Zaky Falhum menuliskan, bahwa kehancuran islam adalah tidak prnh lepas dari permainan kelompok (syiah) ini terhadap umat islam itu sendiri dr dl hingga skrg!! , benarkah itu akhi, mari kita coba lihat satu persatu .

Agaknya patut di ingat bahwa ulama-ulama syi’ah berperan sangat aktif dalam proses penyelamatan kekhalifahan Turki dari rong-rongan yang justru dilakukan oleh orang-orang sunni sendiri, bahkan upaya keras yang dilakukan oleh ulama –ulama syiah tersebut justru di gembosi oleh ulama-ulama ahlu sunnah mari kita lihat satu persatu :

Foto konspirasi penguasa sunni dengan Zionis

Ulama syi’ah galang solidaritas Kekhalifahan Turki Ottoman, ulama sunni galang penggembosan.

Pada tahun 1922 Mustafa Kamal attaturk bermaksud menghapuskan kekhalifahan (suni)  Turki Ottoman, pada saati itu protes yang paling gencar terhadap kemal atatturk justru dilakukan oleh ulama-ulama syiah. Sebagai respon terhadap aksi kemalis tersebut, para pemimpin syi’ah menghimpun ulama Syi’ah dan ulama sunni dengan menyelenggarakan konfrensi solidaritas kekhilafahan Turki Ottoman yang dihimpun pada Konggres Yerusalem, hampir semua utusan syiah dari berbagai negara hadir, dan beberapa ulama sunni pun turut hadir untuk membicarakan pencegahaan aksi kemalis menghancurkan kekhalifahan Islam, namun sayang disayang konggres ini gagal justru karena ditolak oleh sebagian ulama- menarik untuk di cermati yang memboikot terhadap konfrensi tersebut justru dimotori oleh ulama-ulama ahlu sunnah dari Arab [1].

Ulama Suni dan Kaum Kristen bersatupadu kobarkan kebencian terhadap kekhalifahan Turki Ottoman.

Foto bersama antara Faisyal dengan agen Inggris yang membantu menghancurkan Turki

Yang patut digaris bawahi adalah, telah terjadi gerakan penggembosan terhadap kekhalifahan Turki Ottoman yang justru dilakukan oleh ulama-ulama mereka sendiri. Para ulama-ulama tersebut mengobarkan kebencian dengan membawa isu rasial arab dan non arab yang jelas-jelas ditentang oleh islam [2]. Disini disebut satu saja tokoh yang mengobarkan kebencian  pada muslim non arab dan mendorong penghancuran kekhalifahan ottoman ia adalah  Abdurahman al kawakibi, demi mengolok-olok kekhalifahan Turki, Abdurahman menerbitkan sebuah buku olok-olokan tersebut dibawah judul , al-a’malul kamilah. Siapakah yang yang bermain disini ? dan siapakah  yang menciptakan kehancuram kekhalifahan Turki Ottoman ?  (silahkan dirunut di buku-buku yang saya sebut di catatan kaki.
Aksi penggembosan terhadap kekhalifahan Ottoman tersebut digaungkan pula oleh seorang kristen Arab bernama

Faisyal dan Tokoh zionis

Najib ‘Azuri,  Ia merupakan  pendukung gagasan rancangan perancis mengenai nasib bangsa arab setelah keruntuhan  kekhalifahan Turki Ottoman, bagi anda yang berminat menelusuri rencana Perancis terhadap kekhalifahan Turki silahkan rujuk ke Dokumente zum Kampf der Araber um ihre unabhangigkeit, Die welt des Islams, VII.  Perhatikan dalam buku-buku yang kami sebutkan, ada kesamaan pandangan antar Ulama Sunni, Sarjana  Kristen dan Imprealis Prancis yang berhasrat besar menghancurkan kekhalifahan Turki Ottoman, disamping kaum sekularis kemal at tatruk. Adakah disitu ulama syi’ah terlibat ? jawabnya jelas sekali, tidak !!! jadi kita patut mempertanyakan tuduhan di atas.

Kerjasama militer Sunni Arab dan Imprialis Inggris serta Zionis Yahudi untuk menghancurkan kekhalifahan Ottoman.

Usaha penghancuran kekuasaan Turki Ottoman bukan hanya dilancarkan melalui aksi propaganda melainkan pula

Raja Faisyal yang sunni bersama jendral allanby pendukung penghancuran turki otoman

ditunjang  dengan aksi  militer diantaranya dua tokoh arab sunni yang dimotori Raja Faysal dan Raja Sultan Abdul Aziz Bin Abdul Rahman Al Saud al-Faisal. Kedua pemipin Arab sunni tersebut demi menghancurkan kekuasahan Turki Ottoman  rela berkongsi dengan kekuatan msuh-musuh Islam. Adalah Admiral Ayyub Sabri Pasha  seorang perwira tinggi Aemada Laut Kekhalifahan Turki Ottoman, yang diserahi tanggungjawab melakukan kegiatan operasi intelijen terhadap gerakan arab sunni yang berkhianat pada kekhalifahan Turki Ottoman,  beliau menuliskan,  bahwa telah terjadi kontak antara kelompok-kelompok muslim Arab dengan pihak Britania Raya dalam rangka untuk melakukan penghancuran terhadap kekhalifahan Turki Ottoman. Kontak tersebut  melalui Kim Pallaby, dan di lapangan dioperatori oleh orang bernama TE Lawrence, sedangkan dukungan militer diberikan oleh Sir Edmon Allemby [3] . Situs resmi bernama  syrianhistory.com menampilkan foto-foto aliansi sunni arab, Inggris dan Zionis melakukan kerjasama dalam penghancuran turki ottoman. Silahkan kunjungi Syiahnews.wordpress.com untuk melihat foto-foto tersebut.
Selain bekerjasama dengan Britania Raya, kelompok ahlu sunnah Arab penghancur kekhalifahan Turki Ottoman ini melakukan kerjasama dengan pihak  zionis Yahudi, mereka mengikatkan diri dalam traktat perjanjian sebagaimana  buku : Saudi Arabia and Zionists, Brothers until victory or death, berikut adalah perjkanjian mereka :

Saudi Arabia and Zionists, Brothers until victory or death

Book on workshops Daily: Saudi Arabia and the Zionist Brothers until victory or death

Its published manuscripts of the book had been prepared and researcher of Israeli anti-racist Zionist Professor Israel Shahak, the manuscript written in Hebrew, the colleague Yitzhak Sarai translated into Arabic and disseminating the disposal (because he did not complete) on a daily workshops.
In the book shows the late thinker, the critical role played by Britain in creating racial entity in Saudi Arabia and his brother Talmud in Palestine.
The document was signed by Ibn Saud of the French pledge to give Palestine to the Jews (“I’m the Sultan Abdul Aziz Bin Abdul Rahman Al Saud al-Faisal acknowledged and admitted to Sir Percy Cox delegate of Great Britain, I have no objection to give Palestine to the Jews or other poor also believe that Britain does not leave its view even tip”)
Ibn Saud had served head of the Zionist state and dreaming for this moment in the future.
Picture of Ibn Saud gathering and King Faisal of Iraq and leaders of the Zionist Organization on board Lauren in 1949.”

Terjemahan dalam kurung (Aku Sultan Abdul Aziz Bin Abdul Rahman Al Saud al-Faisal diakui dan mengakui Sir Percy Cox mendelegasikan Britania Raya, saya tidak keberatan untuk memberikan Palestina kepada orang Yahudi atau miskin lainnya juga percaya bahwa Britania tidak meninggalkan pandangan bahkan tip ”

Dengan demikian jelas siapakah sesungguhnya yang berkhianat itu ? bukankah kelompok ahlu sunnah arab itu yang melakukan pengkhianatan terhadap ahlu sunnah Turki Ottoman ?, barangkali  anda akan berkelit,  bahwa itu dilakukan oleh kelompok wahabi, pertanyaanya adalah bukankah wahabi itu adalah ahlu sunnah ? tidak percaya, tanyakan ke blog hakekat., halusyiah, atau abu al jauza. Pasti anda akan temukan bahwa wahabi adalah ahlu sunnah.

suasana rapat koordinasi antara raja sunni dengan inggris untuk menyerang turki

[1] kami tidak perlu menyebut ulama mana yang menolak, yang pasti bukan dari kalangan ulama syi’ah ahlul ba’it. silahkan lebih lanjut ditelisik di modern islamic political throught the response of the syi’i ang sunni muslims to the century.
[2] Lihat propaganda ulama yang madzhabnya sama dengan kekhalifahan Ustamani yang menyiarkan isu rasialis untuk menghancurkan kekhalifahan, lihat di Hazem zaki Nuseiben, Ideas of Arab nationalism  atau rujuk ke Arab Turkish Relations an the emergence of Arab Nationalism.
[3] Silahkan merujuk ke buku tulisan Admiral Ayyub Sabri Pasha, Mir’atul Haramain.

Iklan