PELURUSAN SARJANA SUNNI ATAS PEMALSUAN KITAB KASYFUL ASRAR KARYA IMAM KHOMAINI OLEH WAHABBI Dr. Ibrahim Ad Dasuki Syata Membongkar Kejahatan Wahabbi

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma sholi ala Muhammad wa ali muhammad

 

 

 

 

Imam Khomaini kembali di fitnah, group-group anti syiah di forum jejaring sosial menyajikan postingan yang berisi tulisan Ayatullah  Khomeini  yang konon kabarnya mengecam habis dan mencaci maki para sahabat. Keberadaan tulisan tersebut telah menyulut  kutukan dan cacian yang ditujukan kepada Imam Khomaini. Benarkah Imam Khomaini telah membuat senerai tulisan yang mengutuk para sahabat? syiahnews kali ini membongkar konspirasi kejahatan orang-orang yang mengaku Islam yang telah dengan sengaja memalsukan pernyataan Imam Khomaini. Sebuah kejahatan yang didukung oleh dua agen besar CIA dan MOSAD Israel dan dinegeri ini kembali di edarkan oleh orang-orang yang mengaku Islam sejati.

Continue reading

MELACAK KELOMPOK PENGKHIANATAN MASYARAKAT KUFAH KEPADA IMAM ALI as, IMAM HASAN as DAN IMAM HUSAIN as (2) Pengkhianatan Asyraf al Qabail dan Para Qurra terhadap Imam Ali bin Abi Thalib as

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma sholi ala muhammad wa ali muhammad

 

 

Para nawashib berkotbah, Ali di khianati oleh pengikutnya sendiri, mereka tak lain dan tak bukan adalah syiah. Sejarah syiah dipenuhi dengan tindakan pengkhianatan demi pengkhianatan, bahkan dari ibu bernama syiah dengan rahim hitam kelam dan berayah Kufah  terlahir jabang bocah bernama khawarij… Benarkah itu ? Bukankah Allah memuji syi’ah  :” Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh  mereka itu sebaik-baik makhluk” (QS.AlBayyinah: 7-8 ) bukankah Rasulullah saww memuji syiah “Wahai Ali, itu adalah engkau dan syi’ahmu. Engkau dan syi’ahmu akan datang pada hari kiamat dalam keadaan ridho dan di ridho’i”. Aroma busuk sengaja dihembuskan kaum nawashib kepada kaum awam, bahwa syiah memanglah pengkhiat dengan menunjukan sarang syiah di kufah.

 

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan pertama Melacak kelompok pengkhianat kepada Imam Ali as, Imam Hasan as dan Imam Husain as dari Masyarakat Kufah (1) struktur sosial penyusun masyarakat kufah. Pada tulisan kali ini akan di ulas lebih jauh kiprah pengkhianat dari masyarakat kufah  terhadap Imam Ali bin Abi Thalib baik dari kelompok Asyraf al qabail maupun dari kalangan qurra (hafizh)…

Continue reading

MELACAK KELOMPOK PENGKHIANAT KEPADA IMAM ALI as, IMAM HASAN as DAN IMAM HUSAIN as DARI MASYARAKAT KUFFAH (1) Struktur Sosial Penyusun Masyarakat Kufah

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma sholi ala muhammad wa ali muhammad

Para pengikut sekte Nawashib  sudah sejak lama membuat  tuduhan yang menyebut syiah telah melakukan pengkhianatan kepada Imam mereka sendiri. Kepada Ali bin Abi Thalib, orang-orang syiah yang semula mendukung Ali, kemudian balik memusuhi dan mengkhianati dengan membentuk aras baru  bernama khawarij. Nawashib menuduh, khawarij lahir dari rahim syiah dan mereka semula adalah orang-orang syiah. Kepada Hasan, syiah kembali berkhianat dengan melakukan penyerangan kepada Imam mereka sendiri, dan puncak pengkhianatan syiah adalah dengan dikirimnya 18.000 surat yang ditulis oleh warga kufah kepada Imam Husain

Tuduhan tersebut  adalah sebagai bentuk kedustaan belaka, karena  faktanya, kalangan sejahrawan ahlu sunnah sendiri tidak pernah menyebutkan bahwa telah terjadi pengkhianatan syiah kepada Imam  Ali as, Imam Hasan as dan Imam Husain as. Para sejahrawan ahlu sunnah  menuliskan bahwa para pengkhianat itu dilakukan oleh para badut politik yang hendak melakukan tawar menawar politik demi meraih peruntungan pribadi.

Sejahrwan ahlu sunnah menyebut para pengkhianat ini dengan sebutan Asyraf al Qaba’il, menariknya kelompok ini terbentuk dari hasil kebijakan Abu Bakar di perteguh oleh Umar bin Khatab dan sempurna ditangan Usaman bin Affan. Melalui artikel ini ibnu jawi al jogjakartani mencoba melacak jejak siapakah  kelompok Asyraf al Qaba’il dan bagaimana motif-motif pengkhinatanya.

Continue reading

WASIAT NABI saw DALAM SAMBUTAN UMAT YANG SEPI Tinjauan Normatif Mengapa memilih Madzhab Syi’ah dalam Tinjauan Periwayatan Ahlu Sunnah(4)

Bismillhirrahmanirahim
Allhumma sholi ala muhammad wa ali muhammad

Pendahuluan

Pada artikel sebelumnya telah dibahas asal usul syi’ah, para sahabat syi’ah awal dan para pengikut syi’ah pada generasi kedua atau ketiga yang juga disebut sebagai periwayat hadis dalam khazanah kompilasi hadis Ahlu sunnah. Pada artikel sebelumnya telah kami ajukan pertanyaan berkenaan mengapa parasahabat tersebut memilih mengikuti Imam Ali bin Abi Thalib dan Ahlul Ba’it, diantara pertanyaan itu adalah :

1.    Mengapa para sahabat-sahabat mulia ini berpihak kepada Imam Ali bin Abi Thalib dan menolak (lebih tepatnya menunda) berbai’at  kepada hasil-hasil  saqifah dan kemudian meneruskan kesetianya kepada Imam Ahlul Ba’it lainya sepeninggal Imam Ali ?
2.    Apakah kesetiannya ini adalah hasil dari ijtihad (sebagaimana sebagian besar mayoritas memiliki pandangan seperti ini) yang didorong oleh faktor-faktor hubungan emosional persahabatan, pertemanan dan kekrabatan ?
3.    Ataukah kesetian tersebut sepenuhnya bermotif politik kekuasaan, karena para sahabat diatas satu pandangan dengan Imam Ali bin Abi Thalib ? Sebagaimana kita temukan dari bentuk-bentuk pragmatisme politik pada masa modern ini ?
4.    Ataukah motif sahabat mengikuti Imam Ali tersebut adalah manifestasi dari pola-pola pergiliran kekuasaan pada waktu itu, yang umumnya kekuasaan bersifat  monarkhis, dilimpahkan dari keturunan ke keturunan berikutnya ?
5.    Ataukah motif-motif sahabat mengikuti Imam Ali bin Abi Thalib dan  ahlul ba’it didasarkan motif idiologis yang trensenden dan spiritual ?

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kami akan menampilkan sebuah hadits panjang, yang berisi wasiat Rasulullah saw kepada seluruh umat Islam berkenaan dengan apa yang menjadi persoalan diatas, hadist ini tidak membutuhkan analisa apapun, haidits ini akan berbicara dengan sendirinya yang menjawab dari serangkaian pertanyaan diatas.
Continue reading

ABDULLAH BIN SABA’ BENAR TOKOH FIKTIF (Skema pembuktian riwayat sunni dan syi’ah)

Untuk lebih menyederhanakan tulisan kami yang berjudul  RASULULLAH SAW PENDIRI MADZHAB SYIAH, TINJAUAN NORMATIF MENGAPA MEMILIH MADZHAB SYIAH Landasan Syiah dalam Periwayatan Ahlu Sunnah(1) yang dirasa terlalu panjang dan bertele-tele, maka syiahnews.wordpress.com  menampilakn pembahasan tentang fiktifnya Abdullah bin Saba’ dengan mebuat skema-skema yang jauh lebih sederhana. Denganya para pembaca diharapkan akan dengan cepat  memahami penjelasan kedudukan riwayat Abdullah bin saba’ yang diriwayatkan melalui jalur Syaif Ibnu Umar at Tamimi, melalui jalur periwayatan yang tidak melalui Syaif Ibnu Umar at Tamimi mapun riwayat Abdullah bin saba’ yang melalui jalur syi’ah. Selamat mengikuti

Continue reading

PARA SYI’AH PEWARIS SABDA NABI saw DALAM KUMPULAN HADIS SUNNI Landasan Syi’ah Dalam Periwayatan Ahlu Sunnah (3)

PARA SYI’AH PEWARIS SABDA NABI saw DALAM KUMPULAN HADIS SUNNI
Landasan Syi’ah Dalam Periwayatan Ahlu Sunnah (3)

Bismillhirrahmanirahim
Allhumma sholi ala muhammad wa  ali muhammad

Sebelumnya kami telah memaparkan tentang para sy’iah awal dalam artikel yang berjudul “Meneladani Sahabat Memilih Syi’ah sebagai Mahdzab” , tulisan ke tiga ini mungkin agak berbelok sedikit, yang didalam artikel ini insya Alloh akan kami paparkan para pengikut Ahlul Ba’it yang kemudian menjadi rujukan periwayatan hadis dalam kitab-kita hadis ahlu sunnah. Relevansi tulisan ini dengan artikel-artikel sebelumnya adalah, pertama bahwa nama-nama yang disebutkan dalam artikel ini dapat dikatagorikan sebagai syi’ah generasi kedua, ketiga atupun generasi berikutnya. Jika di artikel sebelumnya [1]  disebutkan nama-nama para sahabat yang sudah populer  dan kredibilitasnya diakui secara aklamasi oleh syi’ah maupun sunni, maka dalam tulisan kedua ini akan dipaparkan dari serangkaian nama-nama yang boleh jadi amat jarang di dengar dikalangan awam. Sehingga kompilasi nama-nama para syi’ah awal ini menjadi saling melengkapi. Kedua  nama-nama para syi’ah yang kami sebutkan dalam tulisan ketiga ini menarik, karena ulama-ulama ahli hadis (dari ahlu sunnah) memasukkan dan memepercayai  mereka sebagai jalur perawi hadis, yang ini secara tidak langsung menolak tuduhan dari kaum awam dan kaum polemis yang menuduh pengikut Ahlul Ba’it sebagi “pendusta”. Menganggap para syi’ah awal tersebut sebagai “pendusta” maka  konsekuensinya hadis-hadis yang diriwayatkan melalui jalur mereka harus dikeluarkan dari kompilasi hadis kitab enam milik ahlu sunnah, dan akibanya ahlu sunnah harus kehilangan duapertiga sumber rujukan. Continue reading

MENELADANI PARA SAHABAT MEMILIH SYI’AH SEBAGAI MADZHAB Landasan Syiah dalam Periwayatan Ahlu Sunnah(2)

MENELADANI PARA SAHABAT MEMILIH SYI’AH SEBAGAI MADZHAB
Landasan Syiah dalam Periwayatan Ahlu Sunnah(2)

Bismillhirrahmanirahim
Allhumma sholi ala muhammad wa ali muhammad

Pendahuluan

Sebelumnya telah diuraikan sejarah kelahiran syi’ah, artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya [1]  yang  mengulas secara difinitif tentang siapakah sahabat-sahabat  Rasulullah SAW yang kemudian disebut sebagai syi’ah awal.  Saya pribadi memandang perlu untuk menuliskannya, agar  konstruksi sejarah syiah dapat dilihat secara utuh, keutuhanya terlihat dari relasi kesaling hubungan antara doktrin [2] dan pelaku yang ditunjukan secara difintif siapakah sebetulnya para syi’ah awal itu [3]. Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.