DIALOG (MUNASYADAH) ANTARA AMIRUL MUKMININ ALI BIN ABI THALIB DENGAN ABU BAKAR TENTANG “HAK KEKHALIFAHAN IMAM ALI”

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma sholi ala Muhammad wa aali Muhammad

Tuntutan  Amir  al-Mukminin `Ali b. Abi Talib  A.S  terhadap kekhalifah selepas Rasulullah s.`a.w adalah  satu  hakikat yang  tidak boleh dinafikan kerana ia dicatat di dalam  buku-buku muktabar Ahl al-Sunnah dan Syi`ah.  Imam Ali mengajukan kembali tuntutan kepada perampas kekhalifahan dengan cara mengajak munasyadah (dialog/tanyajawab)  beliau Imam as mengemukakan beberapa persoalan  kepada Khalifah  Abu  Bakr  berdasarkan  hadis-hadis  Rasulullah s.`a.w  mengenai  hak dan kelebihan dirinya, yang denganya Abu Bakar diminta untuk berpendapat terhadap hadis Rasulullah tersebut..

Bagi  Amir  al-Mukminin `Ali A.S, tuntutan  beliau  terhadap kekhalifah selepas Rasulullah s.`a.w adalah hak  yang wajib  dituntut.  Karena Rasulullah s.`a.w telah melantik  beliau dan sebelas anak cucunya daripada Fatimah A.S sebagai Imam atau Khalifah.  Bagi `Ali, perlantikannya merupakan keteapan dari  Allah  S.W.T. yang disampaikan melalui rasul-Nya.  Dengan dasar tersebut, seharusnya manusia mestinya mentaati beliau dan sebelas  imam  selepas beliau as.

Pada kesempatan ini syiahnews.wordpress.com menyajikan dialog Amir al-Mukminin `Ali bin Abi Thalib A.S  dengan Khalifah Abu Bakr  yang membahas masalah  Imamah atau Khilafah. Syiahnews.worpress.com dalam penyajian ini mengutip secara keseluruhan dari  kitab karya Abu Mansur Ahmad bin Abu Thalib al Tabarsi atau sering dikenal dengan  al-`Allamah  al-Tabarsi (wafat 620 H)  yang termuat dalam kitabnya  al-Ihtijaj Juz I halaman 115-129.  Syi’ahnews.wordpress.com berusaha membuat rujukan kepada  kitab-kitab  Ahl al-Sunnah sebagai  rujukan saudar-saudara ahlu sunnah untuk mengetahui sumber dalam kitabnya sendiri, seluruh rujukan kepada kitab ahlu sunnah tersebut didasarkan dari penyajian yang dilakukan oleh Al Sayyid Muhammad al Baqir al Musawi.

Lanjutkan membaca

MELACAK KELOMPOK PENGKHIANATAN MASYARAKAT KUFAH KEPADA IMAM ALI as, IMAM HASAN as DAN IMAM HUSAIN as (4) Pengkhianatan Asyraf al Qabail terhadap Imam Husain as

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma sholi ala muhammad wa ali muhammad

 

 

Kelompok Nawashib meyakinkan kepada pengikutnya, bahwa yang membunuh Imam Husain as pada hakekatnya adalah orang-orang  syiah, karena merekalah yang mengirimkan surat undangan kepada Imam Husain, kata Nawashib tak tanggung-tanggung 18.000 surat ditulis orang syiah kepada Imam Husain  untuk datang kekufah, dan pendapat kaum Nawashib sesungguhnya orang-orang syiahlah sebetulnya yang membunuh Imam Husain. Benarkah ? Tulisan ini adalah bagian terakhir dari empat tulisan yang menelisik kebenaran apakah benar kaum muslim syiah itu telah berkhianat terhadap Imam-Imam mereka sendiri, dan tulisan ini untuk membantah sekaligus membuktikan bahwa tidak benar kaum syiah telah berkhianat terhadap Imamnya sendiri.

 

Lanjutkan membaca

MELACAK KELOMPOK PENGKHIANATAN MASYARAKAT KUFAH KEPADA IMAM ALI as, IMAM HASAN as DAN IMAM HUSAIN as (3) Pengkhianatan Asyraf al Qabail dan Para Qurra terhadap Imam Hasan as

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma sholi ala muhammad wa ali muhammad

 

 

 

Setelah melacak para para pengkhianat dari Kufah kepada Imam Ali bin Abi Thalib, kami melanjutkan penelusuran kami pada pengkhianatan terhadap Imam Hasan as. Para nawashib  menyebutkan setelah berulangkali mengkhianati Ali bin Abi  Thalib, kaum syiah mengkhianati Imam mereka sendiri, yakni Hasan bin Ali bin Abi Thalib.  Kaum Nawashib hendak menghembuskan tipuan kepada masyarakat awam, yang jauh dari sumber-sumber sejarah. Sehingga dengan kemasan yang rapi nan membius mereka menyuguhkan cerita dusta bahwa syiah telah mengkhianati Imamnya sendiri. Simber-sumber sejarah dari kalangan ulama Ahlu sunnah begitu melimpah menyajikan informasi bahwa syiah tidak pernah berkhianat kepada imamnya…

Lanjutkan membaca

MEMBONGKAR PEMALSUAN KITAB HUKUMAT-I ISLAM KARYA IMAM KHOMAINI

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma sholi ala Muhammad wa ali muhammad

 

Selain memalsukan Kitab Kasyful Asrar karya Ayatullah Khomeini, para Nawashib telah pula memalsukan  karya beliau yang lain, yakni Kitab yang berjudul Hukumat I Islami. Di situs jejaring sosial karya imam khomaini ini telah dipelintir sedemikian rupa sehingga kehilangan  pesan asli dari penulisnya. Tulisan ini bermaksud kembali membongkar kejahatan Nashibi yang telah dengan sengaja memalsukan dan mengedarkan kepalsuanya kitab karya Imam Khomaini tersebut.

Lanjutkan membaca

PELURUSAN SARJANA SUNNI ATAS PEMALSUAN KITAB KASYFUL ASRAR KARYA IMAM KHOMAINI OLEH WAHABBI Dr. Ibrahim Ad Dasuki Syata Membongkar Kejahatan Wahabbi

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma sholi ala Muhammad wa ali muhammad

 

 

 

 

Imam Khomaini kembali di fitnah, group-group anti syiah di forum jejaring sosial menyajikan postingan yang berisi tulisan Ayatullah  Khomeini  yang konon kabarnya mengecam habis dan mencaci maki para sahabat. Keberadaan tulisan tersebut telah menyulut  kutukan dan cacian yang ditujukan kepada Imam Khomaini. Benarkah Imam Khomaini telah membuat senerai tulisan yang mengutuk para sahabat? syiahnews kali ini membongkar konspirasi kejahatan orang-orang yang mengaku Islam yang telah dengan sengaja memalsukan pernyataan Imam Khomaini. Sebuah kejahatan yang didukung oleh dua agen besar CIA dan MOSAD Israel dan dinegeri ini kembali di edarkan oleh orang-orang yang mengaku Islam sejati.

Lanjutkan membaca

MELACAK KELOMPOK PENGKHIANATAN MASYARAKAT KUFAH KEPADA IMAM ALI as, IMAM HASAN as DAN IMAM HUSAIN as (2) Pengkhianatan Asyraf al Qabail dan Para Qurra terhadap Imam Ali bin Abi Thalib as

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma sholi ala muhammad wa ali muhammad

 

 

Para nawashib berkotbah, Ali di khianati oleh pengikutnya sendiri, mereka tak lain dan tak bukan adalah syiah. Sejarah syiah dipenuhi dengan tindakan pengkhianatan demi pengkhianatan, bahkan dari ibu bernama syiah dengan rahim hitam kelam dan berayah Kufah  terlahir jabang bocah bernama khawarij… Benarkah itu ? Bukankah Allah memuji syi’ah  :” Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh  mereka itu sebaik-baik makhluk” (QS.AlBayyinah: 7-8 ) bukankah Rasulullah saww memuji syiah “Wahai Ali, itu adalah engkau dan syi’ahmu. Engkau dan syi’ahmu akan datang pada hari kiamat dalam keadaan ridho dan di ridho’i”. Aroma busuk sengaja dihembuskan kaum nawashib kepada kaum awam, bahwa syiah memanglah pengkhiat dengan menunjukan sarang syiah di kufah.

 

Tulisan ini adalah lanjutan dari tulisan pertama Melacak kelompok pengkhianat kepada Imam Ali as, Imam Hasan as dan Imam Husain as dari Masyarakat Kufah (1) struktur sosial penyusun masyarakat kufah. Pada tulisan kali ini akan di ulas lebih jauh kiprah pengkhianat dari masyarakat kufah  terhadap Imam Ali bin Abi Thalib baik dari kelompok Asyraf al qabail maupun dari kalangan qurra (hafizh)…

Lanjutkan membaca

MELACAK KELOMPOK PENGKHIANAT KEPADA IMAM ALI as, IMAM HASAN as DAN IMAM HUSAIN as DARI MASYARAKAT KUFFAH (1) Struktur Sosial Penyusun Masyarakat Kufah

Bismillahirrahmanirrahim

Allahumma sholi ala muhammad wa ali muhammad

Para pengikut sekte Nawashib  sudah sejak lama membuat  tuduhan yang menyebut syiah telah melakukan pengkhianatan kepada Imam mereka sendiri. Kepada Ali bin Abi Thalib, orang-orang syiah yang semula mendukung Ali, kemudian balik memusuhi dan mengkhianati dengan membentuk aras baru  bernama khawarij. Nawashib menuduh, khawarij lahir dari rahim syiah dan mereka semula adalah orang-orang syiah. Kepada Hasan, syiah kembali berkhianat dengan melakukan penyerangan kepada Imam mereka sendiri, dan puncak pengkhianatan syiah adalah dengan dikirimnya 18.000 surat yang ditulis oleh warga kufah kepada Imam Husain

Tuduhan tersebut  adalah sebagai bentuk kedustaan belaka, karena  faktanya, kalangan sejahrawan ahlu sunnah sendiri tidak pernah menyebutkan bahwa telah terjadi pengkhianatan syiah kepada Imam  Ali as, Imam Hasan as dan Imam Husain as. Para sejahrawan ahlu sunnah  menuliskan bahwa para pengkhianat itu dilakukan oleh para badut politik yang hendak melakukan tawar menawar politik demi meraih peruntungan pribadi.

Sejahrwan ahlu sunnah menyebut para pengkhianat ini dengan sebutan Asyraf al Qaba’il, menariknya kelompok ini terbentuk dari hasil kebijakan Abu Bakar di perteguh oleh Umar bin Khatab dan sempurna ditangan Usaman bin Affan. Melalui artikel ini ibnu jawi al jogjakartani mencoba melacak jejak siapakah  kelompok Asyraf al Qaba’il dan bagaimana motif-motif pengkhinatanya.

Lanjutkan membaca

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.